Kepala BSKDN Minta Pemprov Maluku Utara Terapkan Strategi Baru Tingkatkan Inovasi

Kamis, 16 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Ternate, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara menerapkan strategi baru guna meningkatkan pertumbuhan inovasi. Strategi tersebut dapat dimulai dari memetakan masalah yang dihadapi, sebagai langkah awal menyiapakan inovasi yang tepat untuk mengembangkan daerah.

Yusharto menyebutkan permasalahan sampah dan stunting, misalnya, dapat diatasi secara bersamaan hanya dengan inovasi pengelolaan sampah yang tepat. Dalam hal ini, ada banyak contoh inovasi yang telah diterapkan daerah dalam mengelola sampah untuk dijadikan pupuk kandang maupun pakan hewan ternak. Hasil tanaman dan hewan ternak dapat dibagikan kepada masyarakat untuk mencegah stunting. Dengan demikian, kata dia, inovasi akan berdampak luas bagi masyarakat.

“Inovasi jangan dipandang sebagai sesuatu yang sulit atau terlalu jauh, tapi bisa Bapak/Ibu mulai pikirkan dari permasalahan sehari-hari, seperti permasalahan sampah maupun stunting ini yang harus kita atasi dengan cara-cara baru,” ungkap Yusharto saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Kelitbangan di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Maluku Utara, Rabu (15/5/2024).

Selain memetakan masalah secara cermat, kolaborasi lintas lembaga juga diperlukan agar pertumbuhan inovasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Yusharto menekankan agar Pemprov Maluku Utara mencari sebanyak mungkin peluang untuk berkolaborasi. “Jangan sampai kita memiliki inovasi yang umurnya pendek. [Untuk itu], pastikan kematangan inovasi yang kita punya tinggi, sehingga bukan saja nilainya yang baik tapi manfaatnya juga berkelanjutan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam mempercepat proses inovasi. Pemanfaatan teknologi digital dapat membuka peluang baru bagi daerah untuk berkembang lebih cepat dan efisien. “Kami siap memberikan dukungan penuh dan mendampingi Bapak/Ibu agar terus berinovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Maluku Utara,” tambahnya.

Yusharto juga berharap, ke depan Pemprov Maluku Utara dapat lebih konsisten menerapkan strategi baru yang sudah diuraikan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak berinovasi. “Kami yakin jika Pemprov Maluku Utara betul-betul serius menerapkan ini, ke depan tinggal panen keberhasilannya saja, maka dari itu keluarkan semua ilmu Bapak/Ibu untuk berinovasi,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia
TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan
Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri Soroti Penguatan Tata Kelola Pemda
Kemendagri Dorong Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu untuk Perkuat Pelayanan
Kemendagri Dorong Pemda Perkuat Perencanaan Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Kemendagri Tekankan TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Optimalkan Sumber Pembiayaan
Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Wujudkan Kota Banjar Bebas TB

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:56 WIB

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia

Selasa, 22 September 2026 - 18:08 WIB

TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri Soroti Penguatan Tata Kelola Pemda

Selasa, 22 September 2026 - 12:58 WIB

Kemendagri Dorong Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu untuk Perkuat Pelayanan

Berita Terbaru