Pentingnya Transformasi Digital untuk Pengelolaan Keuangan Daerah yang Efisien

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Mataram – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah (Pemda) mencegah terjadinya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan memanfaatkan transformasi digital. Selain itu, Pemda juga perlu mengoptimalkan realisasi APBD agar defisit dapat dihindari.

Pesan ini disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Acara yang berlangsung di Hotel Golden Palace Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 23-24 Januari 2025.

Maurits menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah untuk mendukung pelayanan publik yang lebih modern (smart customized) dan berbasis data. “Cara-cara [mengelola keuangan secara] konvensional sudah harus kita tinggalkan, digitalisasi ini merupakan langkah untuk mewujudkan good and clean government,” katanya, Kamis (23/1/2025).

Dia menjelaskan, transformasi tata kelola keuangan daerah melalui SIPD telah digaungkan oleh pemerintah pusat. SIPD telah menjadi andalan dalam pengelolaan keuangan daerah. Upaya ini bertujuan menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih efisien, transparan, dan mampu mencegah pemborosan. Selain itu, Kemendagri berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas aktor di bidang pengelolaan keuangan daerah.

“Diharapkan dengan menyajikan dan mempublikasi informasi keuangan daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah proses pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih terstruktur dan rasional,” tegasnya.

Maurits menambahkan, transformasi pengelolaan keuangan daerah dimulai dari kewajiban menyajikan informasi keuangan yang lebih transparan. Dengan perencanaan anggaran kas yang baik dan keseimbangan antara arus masuk serta keluar, maka defisit APBD dapat dicegah.

Sementara itu, Kemendagri juga telah menyusun langkah-langkah strategis untuk membantu daerah mencegah defisit APBD, melalui pembinaan dan pengawasan yang lebih komprehensif. Maurits menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai tujuan tersebut. “Bapak Menteri (Dalam Negeri) sudah mengingatkan, mari satukan langkah [untuk] cegah defisit APBD,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Sekjen Kemendagri Instruksikan Seluruh Pemda Rutin Pantau Harga Komoditas Pasar Tinjau Inflasi
Dukung Pelestarian Kain Ikat Ganda, Seruni Bersama Dekranas Tinjau Perajin Tenun Gringsing di Tenganan
Hadiri Agenda Kebudayaan, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Peran Bundo Kanduang dalam Menjaga Tradisi
Integrasikan Raker Tiga Lembaga, Tri Tito Karnavian Tegaskan Efisiensi dan Sinergi Program Kerja
Perkuat Otonomi Daerah, Wamendagri Bima Arya Dorong Peningkatan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah
Dukung Program 3 Juta Rumah, Mendagri Dorong Penyederhanaan Perizinan untuk Rumah MBR
Perkuat Pembangunan Daerah, Kemendagri Minta Karang Taruna Optimalkan Peran Kepemudaan
Dorong Inklusi Keuangan Daerah, Mendagri Garansi Bantuan Apresiasi Pemda Berlanjut di TA 2027

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Sekjen Kemendagri Instruksikan Seluruh Pemda Rutin Pantau Harga Komoditas Pasar Tinjau Inflasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Dukung Pelestarian Kain Ikat Ganda, Seruni Bersama Dekranas Tinjau Perajin Tenun Gringsing di Tenganan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Hadiri Agenda Kebudayaan, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Peran Bundo Kanduang dalam Menjaga Tradisi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Integrasikan Raker Tiga Lembaga, Tri Tito Karnavian Tegaskan Efisiensi dan Sinergi Program Kerja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Perkuat Otonomi Daerah, Wamendagri Bima Arya Dorong Peningkatan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah

Berita Terbaru