Rapim TNI-Polri 2025 Perkuat Sinergi untuk Mewujudkan Asta Cita

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa rapim kali ini berfokus membahas penguatan ekonomi dan pangan.

Di hadapan Presiden Prabowo, Kapolri mengatakan perwira TNI-Polri telah menerima pemaparan dari Menko Pangan Zulkifli Hasan serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Pembekalan tersebut tentunya diharapkan dapat menambah wawasan bagi para perwira tinggi dan menengah TNI-Polri agar lebih siap dalam mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah, utamanya di bidang perekonomian dan pertumbuhan ekonomi, serta dalam merealisasikan ketahanan pangan guna mewujudkan misi Asta Cita,” ungkap Kapolri, Kamis (30/1/25).

Kapolri juga menyampaikan, dukungan dari TNI Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan antara lain melalui program pekarangan makan bergizi untuk mendukung program makan bergizi gratis dan pemanfaatan lahan produktif, khususnya padi dan jagung.

“Serta program rekrutmen personel yang berkompetensi khusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan masyarakat, dan gizi,” ujar Kapolri.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan Presiden Prabowo turut hadir serta berkenan memberikan pengarahan kepada seluruh perwira TNI-Polri dalam Rapim kali ini. Jenderal Sigit berharap arahan Presiden dapat menjadi bekal perwira TNI-Polri untuk menghadapi tantangan ke depan.

“Suatu penghormatan bagi kita semua di tengah-tengah padatnya kegiatan kenegaraan Bapak Presiden Republik Indonesia dengan hadir untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada perwira TNI-Polri guna menjadi bekal dalam menghadapi tantangan ke depan sehingga dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara,” terang Kapolri.

Kapolri menuturkan rapim ini merupakan agenda rutin setiap awal tahun. Sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergitas dan soliditas serta penyelarasan tugas dan peran TNI-Polri.

“Guna mencegah ancaman dari dalam maupun luar negeri, menjaga stabilitas Kamtibmas, serta mengawal seluruh agenda pemerintah ke depan,” tutur Kapolri.

Rapim TNI-Polri kali ini mengangkat tema ‘Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita’. Rapim diikuti 631 perwira tinggi dan menengah TNI-Polri yang terdiri atas 49 orang pejabat Mabes TNI, 148 orang pejabat Mabes Polri, 183 orang Pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Darat, 66 orang Pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Laut, 63 orang Pejabat Utama dan Angkatan Udara, 36 orang Kapolda dan seluruh jajaran, 75 orang Pati TNI-Polri di luar struktur, serta 11 Serdik Sespimti Polri.

Sumber : Bidhumas

Berita Terkait

Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Andra Soni GaransiKemudahan Akses Keuangan Bagi UMKM dan Warga Banten
Tim Kuasa Hukum Gabriel Lumbantoruan Soroti Kejanggalan Tuntutan JPU, Sidang Vonis Digelar 27 Oktober
Momen Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Minta Pesantren Perketat Pengawasan Terhadap Bullying dan Asusila
Hari Santri 2026, Sekjen MUI Tegaskan Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Rocky Gerung Tantang Mahasiswa Berpikir Kritis Sebelum Turun ke Jalan
Ketidaktahuan Hukum Berujung Jeruji Besi, Nasib Gabriel Tuai Keprihatinan Aktivis Buruh
Dorong Produk Lokal Banting Stir ke Pasar Internasional, Batin Wulan Tampilkan Potensi Lampung di Ajang IN2HCC

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Andra Soni GaransiKemudahan Akses Keuangan Bagi UMKM dan Warga Banten

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Tim Kuasa Hukum Gabriel Lumbantoruan Soroti Kejanggalan Tuntutan JPU, Sidang Vonis Digelar 27 Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Momen Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Minta Pesantren Perketat Pengawasan Terhadap Bullying dan Asusila

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Hari Santri 2026, Sekjen MUI Tegaskan Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu

Berita Terbaru