Gubernur Andra Soni Buka Festival Karang Kabua 2025 di Bayah, Ajak Masyarakat Pesisir Jaga Warisan Budaya dan Laut

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Gubernur Banten Andra Soni membuka Festival Karang Kabua 2025 di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Festival ini menjadi momentum meningkatkan rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan masyarakat nelayan khususnya di pesisir selatan Provinsi Banten.

“Saya ingin mengajak seluruh masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai ajang memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan menjaga warisan budaya pesisir Banten Selatan,” ujar Andra Soni saat membuka Festival Karang Kabua, Minggu (12/10/2025).

Menurut Andra Soni, selain sebagai bentuk rasa syukur dan pelestarian budaya, kegiatan ini juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami mendukung kegiatan ini karena menjadi bagian dari upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan melestarikan budaya. Khususnya kebiasaan atau budaya baik yang tumbuh di masyarakat pesisir dan ini juga sudah pasti dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para nelayan atas dedikasi dan kerja keras mereka yang selama menjaga sumber daya kelautan dan perikanan agar tetap lestari. Para nelayan adalah penopang ketahanan pangan daerah.

“Kita ingin masyarakat pesisir tidak hanya menjadi penonton tetapi menjadi pelaku utama dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkeadilan dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Andra Soni menjelaskan, Provinsi Banten memiliki garis pantai sepanjang lebih dari 900 kilometer dengan dua wilayah laut besar yaitu Laut Jawa di utara dan Samudra Hindia di selatan. Potensi kelautan dan perikanan Banten juga masih sangat besar. “Hasil tangkapan mencapai lebih dari 75 ribu ton per tahun serta potensi di Samudra Hindia mencapai sekitar 656 ribu ton per tahun,” tuturnya.

Selain itu, Andra Soni mengajak seluruh nelayan dan masyarakat untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan di Provinsi Banten. Sumber daya kelautan dan perikanan menurutnya bukan hanya sebagai sumber rezeki, melainkan bagian dari jati diri masyarakat Banten.

“Ini merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa kepada kita. Tinggal bagaimana kita mengelola dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama dan keberlanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Forum Komunikasi Para Nelayan Bayah (Forkomba) Rafik Rahmat Taufik menyebutkan, Festival Karang Kabua 2025 mengusung tema ‘Ngamumule Tali Paranti, Ngabengketkeun Tali Silaturahmi’. Artinya, festival sebagai wadah untuk tali persaudaraaan antara nelayanan yang merupakan tradisi di pesisir.

“Alhamdulillah, festival nelayan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2005, artinya sudah dua puluh kali kita laksanakan,” ujarnya.

Rafik berharap Festival Karang Kabua ke depan dapat masuk dalam kalender resmi kegiatan tingkat Provinsi Banten. “Kami berterima kasih kepada gubernur yang telah hadir. Kami harap festival Karang Kabua dapat masuk dalam kalender event di Provinsi Banten,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. Keduanya menyaksikan sejumlah pertunjukan seni dan melepas ribuan benih ikan di muara dekat lokasi acara menggunakan perahu nelayan.

Pada pembukaan festival, Andra Soni juga melakukan ngecrik atau melempar jala ikan sebagai tanda dimulainya Festival Karang Kabua 2025. Acara turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Lebak, anggota DPRD Kabupaten Lebak, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten, serta tamu undangan lainnya.(IC)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil
Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
PWI Banten Gelar UKW Angkatan ke-28, Kapolda Banten Tekankan Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Razia Gabungan, Narkotika dan Senjata Tajam Nihil

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

UKW Angkatan ke-28 Diikuti 51 Wartawan, PWI Banten Dorong Profesionalisme Pers

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Gabungan Militer Internasional ADMM-Plus Trident Resolve 2026

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Berita Terbaru