Kemendagri Tekankan Pentingnya Legalitas dan Kesiapan Lahan untuk Pembangunan KDKMP

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Bengkulu – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah (Pemda), TNI, dan pemangku kepentingan terkait guna mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Bengkulu.

Komitmen tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Edi Mardianto saat memimpin Rapat Lanjutan Konsolidasi Teknis dan Akselerasi Pendataan Lahan untuk Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP di Bengkulu, belum lama ini.

Edi menegaskan, Kemendagri memiliki peran strategis dalam mengawal dan memastikan proses pendataan lahan KDKMP berjalan secara optimal. Pendataan tersebut menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan fisik KDKMP sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan KDKMP. Selain itu, hal tersebut juga diatur dalam Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP.

Forum ini digelar untuk melakukan pemetaan dan pendataan lahan, sekaligus menyamakan persepsi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara guna mempercepat pembangunan gerai KDKMP. Langkah ini dilakukan dengan dukungan lintas kementerian, Pemda, serta tim yang terlibat.

“Kementerian Dalam Negeri [bertugas] mengawal jumlah pendataan lahan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.

Edi menambahkan, pendataan lahan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus memenuhi aspek legalitas dan kesiapan fisik. Lahan yang diusulkan harus memiliki kejelasan alas hak, tercatat sebagai aset daerah atau desa, serta memenuhi kriteria teknis, seperti luas minimal, kondisi tanah yang stabil, serta lokasi yang aman dan strategis.

Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen utama pelaporan dan pemantauan. Ia menyampaikan bahwa Kemendagri telah menyiapkan penanggung jawab (PIC) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) untuk memfasilitasi akses akun dan user ID SIPD bagi desa-desa di Bengkulu.

“User ID Sistem Informasi Pemerintahan Daerah akan didistribusikan ke masing-masing desa khususnya wilayah Provinsi Bengkulu, yang kemudian [datanya] diisi oleh masing-masing desa,” jelasnya.

Rapat tersebut diikuti secara langsung oleh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan perwakilan TNI. Turut bergabung secara daring jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu serta pejabat terkait lainnya. (Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

BPDP-Kementan Perkuat Kompetensi 111 Pekebun Sawit Bengkulu Menuju ISPO
Optimalkan Statistik untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Raih Penghargaan BPS
Jelang Kriyanusa 2026, Dekranas Gelar Tumpengan
Mendagri: Museum dan Monumen Bahasa Nasional Jadi Jejak Sejarah Bahasa Indonesia
Mendagri Tito: Pemda Punya Peran Penting dalam Pengendalian Inflasi
MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Peserta Siap Jalani Pemagangan
Wamenaker: Higiene Industri Penting Cegah Kecelakaan Kerja
Percepat Wajib Halal, Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:41 WIB

Optimalkan Statistik untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Raih Penghargaan BPS

Sabtu, 26 September 2026 - 13:14 WIB

Jelang Kriyanusa 2026, Dekranas Gelar Tumpengan

Kamis, 24 September 2026 - 20:42 WIB

Mendagri: Museum dan Monumen Bahasa Nasional Jadi Jejak Sejarah Bahasa Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 16:42 WIB

Mendagri Tito: Pemda Punya Peran Penting dalam Pengendalian Inflasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:00 WIB

MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Peserta Siap Jalani Pemagangan

Berita Terbaru