Kolaborasi Sosial, Ekonomi, dan Seni Warnai Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Yogyakarta

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Bantul – Perayaan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Yogyakarta tidak sekadar seremoni. Rumah Zakat bersama PPDI DIY memilih menghadirkan kolaborasi konkret melalui kegiatan sosial, ekonomi, dan seni di Kampus ISI Yogyakarta.

‎Ratusan penyandang disabilitas hadir, menjadikan acara ini ruang perjumpaan sekaligus pernyataan keberpihakan.

‎Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menilai sinergi lintas sektor sebagai kunci utama pemenuhan hak disabilitas.

‎“Persoalan disabilitas makin kompleks. Tidak cukup ditangani Dinas Sosial saja. Harus ada kerja bersama agar hasilnya terasa,” ujar Halim.

‎Ia menyebut kolaborasi semacam ini perlu direplikasi di daerah lain.

‎Empat segmen utama dihadirkan: layanan kesehatan gratis, aktivitas inklusif, penguatan UMKM disabilitas, dan apresiasi seni.

‎Ketua PPDI DIY Akhmad Soleh menyebut acara ini sebagai bentuk perubahan cara pandang.

‎“Kami ingin masyarakat melihat difabel sebagai subjek yang berkarya, bukan objek belas kasihan,” katanya.

‎Rumah Zakat menyerahkan bantuan sembako dan beras sebagai simbol dukungan berkelanjutan.

‎“Kehadiran kami adalah bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan karya teman-teman disabilitas,” kata Warnitis, perwakilan Rumah Zakat DIY.

‎Ia berharap peringatan HDI 2025 menjadi titik tolak gerakan inklusi yang lebih kuat di Yogyakarta dan Indonesia.(Waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru