Kunjungi Stasiun Yogyakarta, Menteri PPPA Tinjau Layanan Angkutan Nataru KAI

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – KAI Daop 6 Yogyakarta menerima kunjungan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi di Stasiun Yogyakarta, Jumat (26/12). “Transportasi ramah ibu anak penting,” ujarnya, meninjau layanan Angkutan Nataru.
‎
‎Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA didampingi Komisaris KAI Risal Wasal dan jajaran. Ia meninjau ruang tunggu, laktasi, area bermain, hingga menyapa penumpang. “Pelayanannya terasa nyaman,” katanya.
‎
‎Menteri PPPA menyatakan apresiasi atas komitmen KAI. “Kereta api harus aman, nyaman, dan inklusif,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, fasilitas ramah perempuan menjadi kebutuhan penting transportasi publik modern.
‎
‎Ia menyoroti inovasi Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. “Ini terobosan penting agar penumpang perempuan merasa aman memilih kursi,” katanya, menyebut fitur tersebut menjawab kebutuhan pelanggan.
‎
‎Selain itu, ruang laktasi dan area bermain anak mendapat pujian. “Fasilitas ini sangat membantu ibu,” ujarnya, sembari mendorong penambahan permainan tradisional berciri kearifan lokal.
‎
‎Manajer Humas KAI Daop 6 Feni Novida Saragih menegaskan komitmen pelayanan. “Kami menyediakan ruang laktasi di 15 stasiun,” katanya, termasuk ruang bermain, tenaga kesehatan, dan rumah sakit mitra.
‎
‎Untuk keamanan, KAI membuka kanal pelaporan cepat. “Segera lapor petugas atau Contact Center 121,” ujar Feni. Ia menegaskan penyisiran rutin dilakukan demi kenyamanan penumpang.
‎
‎KAI juga memberi sanksi tegas pelaku pelecehan. “Kami blacklist hingga 20 tahun,” kata Feni. KAI Daop 6 menegaskan perjalanan kereta harus menjadi ruang aman bagi semua.

(waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru