Libur Nataru 2025/2026, Lebih dari 13 Ribu Wisatawan Asing Gunakan Kereta Api di Yogyakarta

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Kereta api kian menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
‎
‎PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 13.111 penumpang warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
‎
‎Angka tersebut naik sekitar 6 persen dibandingkan masa Nataru 2024/2025.
‎
‎“Ini menunjukkan minat wisatawan asing terhadap transportasi publik berbasis rel terus meningkat,” ujar Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).
‎
‎Feni menjelaskan, total penumpang WNA tersebut berasal dari penumpang berangkat maupun datang di seluruh stasiun wilayah Daop 6.
‎
‎“Dari jumlah itu, sebanyak 6.549 WNA tercatat berangkat atau naik, sedangkan 6.562 WNA datang atau turun di stasiun-stasiun Daop 6,” kata Feni.
‎
‎Menurutnya, data ini sekaligus mencerminkan geliat positif sektor pariwisata Yogyakarta, Solo, dan kota-kota sekitarnya selama libur akhir tahun.
‎
‎Untuk stasiun keberangkatan, volume penumpang WNA tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta sebanyak 4.875 penumpang, disusul Stasiun Solo Balapan 745 penumpang, dan Stasiun Lempuyangan 543 penumpang.
‎
‎Sementara dari sisi kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga menjadi yang tertinggi dengan 4.484 penumpang WNA, diikuti Stasiun Solo Balapan 764 penumpang, serta Stasiun Lempuyangan 578 penumpang.
‎
‎“Yogyakarta masih menjadi magnet utama wisatawan asing,” ungkap Feni.
‎
‎Menurut Feni, tingginya minat wisatawan asing menggunakan kereta api tidak lepas dari faktor keselamatan, kenyamanan, kemudahan akses, serta integrasi layanan transportasi.
‎
‎“Ini menjadi sinyal positif bahwa KAI dipercaya sebagai transportasi andal oleh wisatawan asing. Kami juga melihat pergeseran tren dari transportasi pribadi ke moda massal,” jelasnya.
‎
‎Ke depan, Daop 6 akan terus meningkatkan layanan, mulai dari digitalisasi berbahasa Inggris, fasilitas stasiun, hingga pelatihan petugas.
‎
‎“Kami ingin setiap penumpang, domestik maupun internasional, mendapat pengalaman terbaik selama bepergian dengan kereta api,” pungkas Feni.

(waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru