Polisi Selidiki Temuan Mayat Pria dengan Luka-Luka di Gumuk Pasir Bantul

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Bantul – Sesosok mayat pria asal Jakarta Timur ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis, Bantul.
‎
Polisi menyebut tubuh korban dipenuhi sejumlah luka dan saat ini masih mendalami apakah kematian tersebut terkait tindak pidana.
‎
“Untuk perkembangannya saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap dua orang,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Kamis, 29 Januari 2026.
‎
Rita belum mengungkap identitas dua orang yang diperiksa tersebut. Menurut dia, pemeriksaan masih berlangsung sehingga polisi belum bisa menyampaikan detail lebih lanjut ke publik.
‎
“Belum bisa kami sampaikan karena proses pemeriksaan masih berjalan,” ujar Rita.
‎
Polisi juga memastikan jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.
‎
Korban diketahui bernama Herlan Matrusdi, 68 tahun, warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.
‎
“Rencana akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” kata Rita menegaskan.
‎
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Marno, 50 tahun, yang tengah mencari rumput di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis sekitar pukul 07.30 WIB.
‎
“Saksi melihat ada seorang pria tergeletak di semak-semak. Setelah dicek, pria itu tidak kunjung bergerak,” ujar Rita, Rabu (28/1/2026).
‎
Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kretek.
‎
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kedua kaki menekuk dan tangan terlipat di dada.
‎
“Kedua mata korban terbuka, terdapat lebam di sekitar bola mata, luka di pelipis kanan sekitar empat sentimeter, luka di pangkal hidung, serta lebam di sekitar mulut kiri,” kata Rita.
‎
Polisi masih mendalami apakah korban meninggal akibat pembunuhan atau sebab lainnya.

(waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru