UMY Perkuat Pendidikan Bela Negara melalui Retret Mahasiswa Unires

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pembinaan karakter berbasis bela negara. 224 mahasiswa Unires dari berbagai fakultas dan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro.(DOK UNIRES UMY)

Kegiatan pembinaan karakter berbasis bela negara. 224 mahasiswa Unires dari berbagai fakultas dan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro.(DOK UNIRES UMY)

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA || Bela Negara – Pembentukan karakter mahasiswa kini menjadi prioritas utama. Hal ini penting untuk menghadapi tantangan dunia kampus yang semakin kompleks. Sejalan dengan arahan pemerintah, perguruan tinggi mulai memperkuat pendidikan bela negara. Tujuannya adalah mencetak generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.

Asrama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Unires UMY) mengambil langkah konkret dalam hal ini. Mereka menyelenggarakan Retret Pendidikan Karakter Bela Negara bagi Mahasiswa Unires Angkatan ke-18. Program ini dirancang khusus untuk menguatkan karakter mahasiswa yang tinggal di asrama. Selain itu, kegiatan ini merupakan kontribusi kampus dalam menanamkan nilai kebangsaan.

Respons Cepat Terhadap Arahan Pemerintah

Kepala Subdirektorat Kepemimpinan dan Kaderisasi UMY, Talqis Nurdianto, Ph.D., memberikan penjelasan terkait program ini. Ia menyebutkan bahwa retret ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Menteri memang mendorong pembinaan karakter berbasis bela negara di lingkungan kampus.

“Program ini adalah respons atas arahan menteri. Kami memilih retret sebagai media pembentukan karakter. UMY mengambil inisiatif untuk melaksanakannya lebih awal karena urgensinya sangat tinggi,” jelas Talqis pada Kamis (16/4).

Pelatihan di Rindam IV/Diponegoro Magelang

Kegiatan ini diikuti oleh 224 mahasiswa Unires dari berbagai fakultas. Selama prosesnya, mereka didampingi oleh lima mahasiswa senior. Retret ini bersifat wajib bagi seluruh residen asrama. Pelaksanaannya berlangsung pada 11–12 April 2026 di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang.

Talqis menjelaskan alasan pemilihan lokasi tersebut. Menurutnya, Rindam memiliki kapasitas sebagai pusat pelatihan bela negara yang terstruktur secara nasional. Seluruh materi diberikan langsung oleh instruktur profesional. Materi tersebut mencakup kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga praktik lapangan.

“Selama 18 tahun Unires berdiri, ini adalah kali pertama kami melaksanakan retret bela negara secara terstruktur,” tuturnya. Hal ini menjadi komitmen UMY untuk membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Integrasi Nilai Islam dan Kebangsaan

Retret ini mengintegrasikan berbagai nilai penting. Mulai dari nasionalisme, kedisiplinan, hingga solidaritas antar mahasiswa. Unires juga menekankan perpaduan antara nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Perpaduan ini bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang utuh.

“Kami menanamkan nasionalisme sekaligus karakter yang tangguh. Di sisi lain, nilai-nilai Islam tetap menjadi fondasi utama. Dengan begitu, terbentuk pribadi yang seimbang antara spiritualitas dan tanggung jawab sebagai warga negara,” tambah Talqis.

Ke depan, Unires UMY berencana menjadikan retret bela negara ini sebagai agenda rutin tahunan. Tujuannya agar nilai-nilai kedisiplinan dan kepemimpinan dapat terinternalisasi sebagai bekal masa depan mahasiswa.(*)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru