Masjid Hj Anis Syarifah Dibangun di Lokasi Kecelakaan sebagai Wujud Amal Jariyah

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, KULON PROGO — Kisah haru sekaligus penuh makna datang dari pemilik Rokok HS, yang mengubah duka mendalam menjadi amal jariyah bagi masyarakat. Ia membangun sebuah masjid di lokasi kecelakaan yang merenggut nyawa sang istri tercinta, Anis Syarifah.

Peletakan batu pertama Masjid Hj Anis Syarifah dilaksanakan pada Jumat pagi (17/4/2026), bertepatan dengan hari ulang tahun almarhumah. Momen tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri warga serta keluarga yang turut merasakan perjalanan emosional di balik pembangunan rumah ibadah ini.

Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 1.500 meter persegi, tepat di pinggir Jalan Nasional Purworejo – Yogyakarta, Desa Palihan, Temon, Kulon Progo. Lokasi tersebut memiliki makna mendalam, karena di sanalah kecelakaan terjadi pada (1/3/26), yang menyebabkan Anis Syarifah meninggal dunia.

Alih-alih larut dalam kesedihan, Bos HS ini memilih menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang. Pembangunan masjid ini bukan hanya menjadi simbol cinta dan penghormatan kepada sang istri, tetapi juga bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Nama Masjid Hj Anis Syarifah dipilih sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa kebaikan dapat terus hidup, bahkan setelah seseorang tiada. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus ruang kebersamaan bagi warga setempat.

Menariknya, acara peletakan batu pertama juga dihadiri keluarga Abdullah, pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Kehadiran ini menjadi simbol rekonsiliasi dan penerimaan, bahwa musibah yang terjadi kini telah membuka jalan bagi kebaikan yang lebih luas.

Dalam momen tersebut, istri Abdullah, Surati, turut menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas pembangunan masjid yang kini berdiri di lokasi kejadian.

“Awalnya kami semua sangat terpukul dengan kejadian itu. Tidak ada yang menginginkan musibah terjadi. Tapi kami tidak menyangka, dari peristiwa yang begitu menyedihkan, justru lahir sesuatu yang sangat bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Surati juga mengungkapkan bahwa kehadiran Masjid Hj Anis Syarifah membawa harapan baru bagi warga sekitar.

“Kami merasa bersyukur. Semoga masjid ini menjadi amal jariyah untuk almarhumah, dan juga menjadi tempat ibadah serta kebaikan bagi masyarakat di sini,” tambahnya.

Langkah yang diambil Bos HS ini menunjukkan nilai yang sejalan dengan semangat HS: tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata. Dari sebuah kehilangan, lahir harapan baru yaitu kebaikan akan selalu menemukan jalannya. (Aga)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru