Pengukuhan 828 Pengurus RT/RW Tandai Penguatan Tata Kelola Pemerintahan di Condongcatur

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur mencatat sejarah baru di Kabupaten Sleman dengan mengukuhkan sebanyak 828 pengurus RT dan RW masa bakti 2026–2031 secara serentak.
‎
Prosesi berlangsung di Auditorium UPN “Veteran” Yogyakarta, Kamis (23/4/2026) malam, dihadiri jajaran pejabat daerah hingga unsur Forkopim kapanewon.
‎
Momentum ini dinilai sebagai langkah progresif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput.
‎
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab besar bagi para pengurus.
‎
“Ini bukan sekadar jabatan seremonial, tapi awal tanggung jawab. RT dan RW harus hadir di tengah warga, bukan hanya sekadar urusan tanda tangan surat, tapi menjadi solusi atas masalah di lingkungan,” ujarnya.
‎
Ia menekankan empat prinsip utama dalam pelayanan kepada masyarakat, yakni guyub, cepat tanggap, komunikasi yang baik, dan ketulusan.
‎
Reno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang bersedia mengemban tugas sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah kalurahan.
‎
“Para pengurus tampil kompak mengenakan seragam lurik yang melambangkan kesatuan barisan dan identitas budaya dalam melayani masyarakat,” katanya.
‎
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, turut memberikan apresiasi atas terobosan Condongcatur dalam menata struktur RT/RW secara menyeluruh.
‎
Menurutnya, pengukuhan ini mencerminkan kematangan demokrasi di tingkat padukuhan.
‎
“Jabatan RT/RW itu pengabdian, bukan kekuasaan. Layani warga dengan tulus, jadilah jembatan antara warga dan pemerintah. Jangan sampai ada warga yang tidak terdata atau tertinggal program bantuan,” tegasnya.
‎
Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Agung Armawanta, menilai langkah Condongcatur sebagai inovasi yang patut dicontoh.
‎
“Jumlah ini jadi yang terbanyak di Sleman karena biasanya hanya ketua yang dikukuhkan. Namun di sini, ketua, sekretaris, dan bendahara dikukuhkan sekaligus sehingga struktur organisasi, pembagian tugas, dan akuntabilitas keuangan lebih jelas sejak awal,” ungkapnya. (andriyani)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru