Di DIY, Menko AHY Soroti Sekolah Rakyat dan Revitalisasi Permukiman

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (24/4/2026), guna meninjau sejumlah program strategis sekaligus memastikan pemerataan pembangunan berjalan tepat sasaran, mulai dari sektor pendidikan, permukiman, hingga infrastruktur konektivitas. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Rangkaian kunjungan difokuskan pada sejumlah program prioritas, yakni peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo, penataan kawasan permukiman Mrican di Sleman dan Kampung Lampion Kotabaru, serta progres Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Prambanan–Purwomartani yang terhubung dengan koridor Jogja–Solo.

Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan kehadiran Menko AHY di lapangan bertujuan memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mengidentifikasi tantangan di tingkat daerah.

“Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan pembangunan tidak hanya terfokus pada proyek infrastruktur berskala besar, tetapi juga menyentuh aspek fundamental seperti pendidikan, kualitas permukiman masyarakat, dan kesejahteraan rakyat,” ujar Herzaky.

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY menaruh perhatian besar terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo sebagai salah satu program prioritas nasional untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Program ini dihadirkan untuk membuka akses belajar bagi masyarakat kurang mampu, menyediakan lingkungan pendidikan yang layak, serta membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Herzaky, penguatan infrastruktur pendidikan menjadi fondasi penting agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah, melainkan membangun harapan, memutus rantai kemiskinan, dan menyiapkan generasi masa depan yang berdaya saing,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU memiliki peran strategis melalui penyediaan infrastruktur dasar dan sarana pendukung pendidikan, mulai dari bangunan sekolah yang layak, sanitasi, akses jalan, air bersih, hingga lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Sinergi lintas kementerian ini diharapkan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

Selain itu, Menko AHY juga meninjau implementasi program Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) melalui kegiatan penanaman pohon di sisi Jalan Tol ruas Prambanan–Purwomartani, koridor Jogja–Solo. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya modern dan fungsional, tetapi juga ramah lingkungan, memperkuat konservasi air, mengurangi polusi, serta meningkatkan kualitas kawasan perkotaan.

Peninjauan juga dilakukan pada penataan kawasan kumuh Mrican, Sleman, serta Kampung Lampion Kotabaru. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, memperbaiki lingkungan permukiman, dan menciptakan kawasan yang lebih sehat, tertata, serta produktif bagi kegiatan ekonomi warga.

Selain itu, progres pembangunan Jalan Tol Prambanan–Purwomartani sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional diharapkan mampu mempercepat konektivitas antarwilayah di DIY dan Jawa Tengah, menurunkan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di bawah kepemimpinan Menko AHY terus mendorong pemerataan pembangunan, mulai dari pendidikan, permukiman, lingkungan hidup, hingga infrastruktur strategis nasional.(lsi)

Sumber : KemenkoInfra

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru