Polisi Tingkatkan Patroli Malam Usai Amankan Pelajar Pembawa Senjata Tajam

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Delapan remaja yang masih berstatus pelajar diamankan jajaran polisi saat patroli dini hari di kawasan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
‎
Mereka kedapatan membawa senjata tajam, gesper hingga minuman keras beralkohol saat berkeliaran di jalanan pada waktu rawan gangguan kamtibmas.
‎
Peristiwa tersebut bermula ketika Unit Reaksi Cepat (URC) Satsamapta Polresta Yogyakarta melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi tawuran, aksi klitih, dan potensi kriminalitas jalanan.
‎
Saat melintas di kawasan Rejowinangun, petugas menaruh curiga terhadap gerak-gerik sejumlah pengendara motor yang berboncengan. Polisi kemudian menghentikan dan memeriksa para remaja tersebut.
‎
“Awalnya petugas menemukan dua buah gesper dari para pelajar yang diperiksa di lokasi,” ujar Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan saat dikonfirmasi.
‎
Dari hasil pengembangan di sekitar Jalan Rejowinangun, polisi kembali menemukan enam remaja lain yang membawa barang berbahaya berupa satu bilah celurit, satu bilah pedang, beberapa gesper, dan satu botol minuman keras beralkohol.
‎
Iptu Dani Hasan mengungkapkan, delapan pelajar yang diamankan masing-masing berinisial RIS (15), AJW (14), WNE (15), DAR (16), FRA (17), NDS (16), RAP (13), dan ASR (15). “Delapan remaja tersebut masih berstatus pelajar,” katanya.
‎
Ia menjelaskan sebagian dari mereka kedapatan membawa senjata tajam, sementara lainnya membawa gesper dan minuman keras.
‎
Seluruh remaja beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Kotagede untuk pemeriksaan lebih lanjut.
‎Saat diinterogasi, para pelajar tersebut mengaku membawa senjata tajam hanya untuk “berjaga-jaga”.
‎
Pengakuan itu memicu kekhawatiran masyarakat karena para remaja masih berusia belasan tahun namun sudah membawa barang berbahaya saat berkeliaran hingga dini hari.
‎
Polisi menegaskan patroli malam akan terus ditingkatkan guna mencegah tawuran, kekerasan jalanan, serta potensi tindak kriminal lain di wilayah Yogyakarta. (waw)

Berita Terkait

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah
Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun
Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam
Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953
Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Berita Terbaru