Seorang Pria di Padukuhan Ngunut Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Menggantung

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Gunungkidul – Warga Padukuhan Ngunut, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial YO (36) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi menggantung di dalam rumahnya, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
‎
Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.
‎
Kapolsek Karangmojo, AKP Suyanto menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh salah satu anggota keluarganya yang sedang mencari keberadaan korban di dalam rumah.
‎
“Korban ditemukan dalam posisi menggantung di kayu blandar kuda-kuda di ruang belakang rumah,” ujar AKP Suyanto saat dikonfirmasi.
‎
Mengetahui kondisi tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
‎
Warga yang datang kemudian membantu mengevakuasi korban sebelum akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.
‎
“Setelah mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” katanya.
‎
Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas bersama tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
‎
Polisi memastikan korban meninggal dunia akibat gantung diri.
‎
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban dinyatakan meninggal karena gantung diri,” ungkap AKP Suyanto.
‎
Pihak keluarga kepada polisi menyampaikan bahwa korban selama ini diketahui menderita sakit lambung dan batu ginjal yang tak kunjung sembuh.
‎
Kondisi kesehatan tersebut diduga membuat korban mengalami tekanan berat hingga akhirnya nekat mengakhiri hidupnya.
‎
“Menurut keterangan keluarga, korban sakit lambung dan batu ginjal yang sudah lama tidak sembuh,” jelasnya.
‎
Keluarga korban pun telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
‎
Suasana duka menyelimuti rumah korban saat warga dan kerabat berdatangan untuk memberikan belasungkawa.
‎
“Keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkas AKP Suyanto. (waw)

Berita Terkait

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah
Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun
Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam
Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953
Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Berita Terbaru