Wagub Dimyati: Nilai-Nilai Pancasila Harus Ditanamkan Sejak Dini kepada Anak-Anak

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Tangerang Selatan – Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan Indonesia membutuhkan generasi muda yang cerdas, beriman, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikannya saat membuka Festival Anak Pancasila 2026 yang diselenggarakan Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) di Alun-Alun Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Dimyati, pembentukan karakter generasi muda harus dimulai sejak usia dini. Ini dimulai dari penanaman nilai-nilai Pancasila dari ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi hingga keadilan sosial.

“Anak-anak harus memiliki keimanan kepada Tuhan, memiliki rasa kemanusiaan, menghargai perbedaan, memahami demokrasi, dan menjunjung tinggi keadilan sosial. Itulah fondasi untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan Festival Anak Pancasila yang dinilai menjadi sarana edukasi karakter sekaligus ruang pengembangan kreativitas bagi anak-anak.

“Ini kegiatan yang sangat baik. Rumah Anak Pancasila mengadakan festival sekaligus memberikan edukasi, pendidikan, dan keterampilan kepada anak-anak kita, terutama menanamkan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Dimyati menjelaskan bahwa nilai pertama yang harus ditanamkan kepada anak-anak adalah ketuhanan sebagai fondasi kehidupan. Selanjutnya adalah nilai kemanusiaan yang mendorong tumbuhnya rasa empati, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat.

“Agama berbeda, suku berbeda, warna kulit berbeda, tetapi kita adalah satu keluarga besar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita adalah sebangsa dan setanah air,” ujarnya.

Selain itu, Dimyati menekankan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang dan mengaktualisasikan potensinya sebagai bagian dari nilai demokrasi dan kemerdekaan.

“Kita harus menjaga, melindungi, membimbing, dan menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. Mereka adalah penerus bangsa yang kelak akan menentukan masa depan Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota MPR RI Marinus Gea menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Rumah Anak Pancasila merupakan investasi kebangsaan yang sangat penting bagi masa depan Indonesia.

“Saya melihat apa yang dilakukan oleh Rumah Anak Pancasila bukan sekadar kegiatan budaya atau kegiatan seremonial tahunan. Rumah Anak Pancasila sedang melakukan investasi kebangsaan. Mereka sedang membangun manusia Indonesia dan menanamkan karakter kebangsaan kepada generasi yang kelak akan memimpin Indonesia,” ujarnya.

Menurut Marinus, MPR RI dan Rumah Anak Pancasila memiliki tujuan yang sama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Jika MPR RI menjalankan tugas tersebut melalui pendekatan konstitusional dan sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Rumah Anak Pancasila melakukannya melalui pendidikan karakter, seni budaya, dialog lintas iman, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Artinya, MPR RI membangun kesadaran bangsa melalui pendekatan konstitusional, sedangkan Rumah Anak Pancasila membangun kesadaran kebangsaan melalui pendekatan kultural dan sosial,” katanya.

Festival Anak Pancasila 2026 mengusung tema “Lima Rasa, Selaras dalam Satu Jiwa”. Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) tersebut menjadi wadah pembelajaran nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan seni, budaya, toleransi, dan kebersamaan lintas agama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pembina Rumah Anak Pancasila Panda Nababan, Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Darmansjah Djumala, Ketua Yayasan Rumah Anak Pancasila Juan Alexander Wake, serta sejumlah tokoh masyarakat, pegiat pendidikan, dan peserta lainnya.

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh
Perketat Keamanan, Rutan Serang Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan BNN
Wagub Banten Dimyati Ajak Orang Tua Kenalkan Catur untuk Kurangi Ketergantungan Gawai
Wagub Banten Dimyati Tegaskan Peran Dai dalam Memperkuat Keimanan dan Pemahaman Syariat
Dimyati Apresiasi Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Penyerapan Tenaga Kerja
Wagub Dimyati Ajak Warga Berdoa agar Banten Dijauhkan dari Bencana
Pencarian Arupadhatu I Berakhir Setelah 10 Hari, Andra Soni Apresiasi Relawan di Selat Sunda
Wagub Banten Dimyati Soroti Batas Usia Kewarganegaraan dalam RUU HPI

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:24 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh

Senin, 21 September 2026 - 13:36 WIB

Perketat Keamanan, Rutan Serang Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan BNN

Minggu, 20 September 2026 - 17:15 WIB

Wagub Banten Dimyati Ajak Orang Tua Kenalkan Catur untuk Kurangi Ketergantungan Gawai

Minggu, 20 September 2026 - 08:06 WIB

Wagub Banten Dimyati Tegaskan Peran Dai dalam Memperkuat Keimanan dan Pemahaman Syariat

Sabtu, 19 September 2026 - 19:31 WIB

Dimyati Apresiasi Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Penyerapan Tenaga Kerja

Berita Terbaru