Akademisi UMY Wakili Indonesia sebagai Pembicara Utama di ICONPO 2026 Hungaria

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi UMY yang menjadi Key Panel Speakers dalam International Conference on Public Organization (ICONPO) ke-15 Tahun 2026 yang berlangsung di Eötvös Loránd University, Budapest, Hungaria.

Delegasi UMY yang menjadi Key Panel Speakers dalam International Conference on Public Organization (ICONPO) ke-15 Tahun 2026 yang berlangsung di Eötvös Loránd University, Budapest, Hungaria.

RILISINFO.COM, Isu transisi energi, perkembangan teknologi, dan keberlanjutan lingkungan menjadi perhatian global yang terus dibahas dalam berbagai forum internasional. Di tengah isu tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat dunia melalui partisipasi aktif para akademisinya dalam International Conference on Public Organization (ICONPO) ke-15 Tahun 2026 yang berlangsung di Eötvös Loránd University, Budapest, Hungaria, pada 28–29 Mei 2026.

Dalam konferensi internasional yang bertajuk “Bridging Technology, Green Energy, and Environmental Sustainability” delegasi UMY mendapat kehormatan sebagai Key Panel Speakers. Posisi tersebut menunjukkan pengakuan internasional terhadap kontribusi akademik UMY dalam bidang tata kelola publik, transformasi digital, keberlanjutan lingkungan, hingga inovasi kesehatan.

“Partisipasi UMY dalam forum internasional seperti ICONPO bukan hanya tentang kehadiran institusi di panggung global, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kontribusi akademik Indonesia dalam menjawab tantangan dunia. Isu teknologi, energi hijau, dan keberlanjutan membutuhkan pendekatan lintas disiplin dan lintas negara,” ujar dosen Ilmu Pemerintahan UMY, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, M.Si kepada Humas UMY Jumat (29/5) secara daring.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi global menjadi hal penting untuk terus diperkuat, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang kini menjadi perhatian berbagai negara. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gagasan serta inovasi yang dapat diterapkan secara nyata di masyarakat.

Delegasi UMY yang menjadi Key Panel Speakers yakni Prof. Dr. Dyah Mutiarin, M.Si., Prof. Eko Priyo Purnomo, S.IP., M.Si., M.Res., Ph.D., apt. RR. Sabtanti Harimurti, Ph.D., apt. Rima Erviana, Ph.D., serta Dr. Aulia Nur Kasiwi, S.IP., M.IP. Nama-nama tersebut tercantum secara resmi dalam Book of Program ICONPO ke-15 sebagai pembicara utama yang hadir secara langsung dalam konferensi internasional tersebut.

Kehadiran akademisi UMY dalam forum tersebut dinilai tidak hanya memperluas jejaring akademik global universitas, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan kebijakan publik bersama berbagai institusi internasional. Keterlibatan tersebut sekaligus memperkuat posisi UMY sebagai perguruan tinggi Indonesia yang aktif berkontribusi dalam isu keberlanjutan di tingkat global.

Menurutnya, isu keberlanjutan tidak dapat diselesaikan hanya dari satu sektor atau satu negara saja. Karena itu, diperlukan sinergi antara akademisi, pemerintah, praktisi, hingga masyarakat untuk menghasilkan kebijakan dan inovasi yang lebih inklusif dan berorientasi jangka panjang.

ICONPO ke-15 diselenggarakan oleh APSPA (Asia Pacific Society for Public Affairs) bekerja sama dengan PCIM Hungaria, PPI Hungaria, serta sejumlah institusi akademik internasional lainnya.

“Konferensi ini menjadi ruang strategis bagi akademisi, peneliti, pemerintah, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, memperkuat riset kolaboratif, serta merumuskan solusi inovatif terhadap tantangan global di bidang teknologi, energi hijau, dan keberlanjutan lingkungan,” tambah Prof. Arin.

Prof Arin berharap keikutsertaan UMY dalam forum internasional dapat semakin memperluas kontribusi akademisi Indonesia dalam diplomasi ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan tata kelola global yang berorientasi pada keberlanjutan. (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah
Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun
Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam
Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953
Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Berita Terbaru