Alumni Pesantren Ibnul Qoyyim Ikuti Konferensi Pendidikan Internasional di Tiga Negara

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alumni Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Yogyakarta, Afif Haniifan

Alumni Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Yogyakarta, Afif Haniifan

‎RILISINFO.COM, Bantul – Alumni Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Yogyakarta, Afif Haniifan, mencuri perhatian dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 5 yang digelar di Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 6–12 Mei 2026.
‎
Forum internasional tersebut mempertemukan santri serta alumni pesantren dari berbagai daerah untuk berdialog tentang kontribusi pendidikan pesantren di tingkat global.
‎
ICSM Batch 5 mengangkat tema “Transforming Global Education through the Values of Pesantren Boarding School System”.
‎
Tema itu menyoroti pentingnya nilai-nilai pesantren seperti integritas, spiritualitas, dan pembentukan karakter dalam menjawab tantangan pendidikan dunia modern.
‎
“Pesantren memiliki sistem pendidikan yang kuat dalam membentuk karakter generasi muda,” demikian salah satu poin utama yang mengemuka dalam konferensi tersebut.
‎
Keikutsertaan Afif Haniifan dinilai menjadi bukti bahwa alumni pesantren mampu tampil percaya diri di forum internasional.
‎
Kehadirannya juga memperlihatkan bahwa pendidikan berbasis pesantren tidak hanya relevan di tingkat lokal, tetapi mampu memberikan perspektif global yang adaptif dan berdaya saing.
‎
“Ini menjadi pengalaman luar biasa sekaligus membuka wawasan baru tentang dunia pendidikan internasional,” ujarnya.
‎
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda seperti diskusi akademik, dialog lintas budaya, hingga forum pertukaran gagasan antar negara.
‎
Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat jejaring global antar santri dan alumni pesantren.
‎
“Kami belajar bagaimana membangun komunikasi lintas budaya dan memperluas kolaborasi pendidikan,” kata Afif, Kamis (14/5/2026).
‎
Tak hanya itu, peserta ICSM Batch 5 juga mendapatkan kesempatan melakukan kunjungan akademik ke sejumlah kampus ternama dunia, di antaranya National University of Singapore dan International Islamic University Malaysia.
‎
Agenda ini memberikan gambaran langsung tentang pengelolaan pendidikan tinggi modern sekaligus membuka peluang kerja sama akademik internasional.
‎
Afif Haniifan menegaskan bahwa forum internasional tersebut membuktikan nilai-nilai pesantren memiliki kontribusi nyata bagi pendidikan global.
‎
“Forum ini membuka ruang refleksi bahwa nilai-nilai pesantren tidak hanya relevan di tingkat lokal, tetapi juga mampu membentuk arah pendidikan global yang berkarakter, beretika, dan berkelanjutan,” tegasnya.
‎
Ia berharap semakin banyak santri Indonesia berani tampil di panggung dunia dan membawa nama baik pesantren ke level internasional. (waw)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru