APEKFI dan BIOSRA Kasihan Dorong Kreator Lokal Yogyakarta Tembus Pasar Lewat Festival Film Pendek

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, ‎JOGJA – Yogyakarta kembali menghidupkan ekosistem perfilman melalui festival film pendek yang digagas APEKFI bersama BIOSRA Kasihan, Bantul, untuk mempertemukan pembuat film dengan publik secara langsung.
‎
Festival ini muncul dari potensi kreatif Yogyakarta yang melahirkan sineas penting dan karya film beragam, inovatif, serta berkarakter kuat dan berani di daerah.
‎
Sejumlah nama seperti Garin Nugroho, Hanung Bramantyo, Ifa Isfansyah, Fajar Nugros hingga Eddie Cahyono turut mewarnai perjalanan perfilman Yogyakarta dari masa ke masa.
‎
Ketua Umum APEKFI sekaligus penggerak BIOSRA Kasihan, Y. Endiarto, SH, menyebut festival menjadi ruang baru bagi kreator lokal untuk berkarya dan membangun jejaring.
‎
“Yogyakarta ini gudangnya kreativitas. Banyak sineas dan kreator film yang lahir dan berkembang di sini,” ujar Endiarto kepada wartawan dan publik secara terbuka.
‎
Menurut Endiarto, ruang berkarya harus diperluas agar film pendek buatan kreator lokal tidak berhenti sebagai karya pribadi tanpa penonton dan apresiasi secara berkelanjutan.
‎
“Tinggal bagaimana kita memberikan ruang agar mereka bisa berkarya dan karyanya bisa ditonton masyarakat,” katanya menegaskan pentingnya akses penonton secara luas dan berkelanjutan.
‎
Festival tersebut juga diarahkan menjadi ajang kompetisi sekaligus pertemuan kreator dengan penonton, komunitas, pelaku usaha, serta berbagai pihak pendukung industri kreatif secara nyata.
‎
“Ya kita mau mengaktivasi kreator lokal untuk bisa lebih eksis, untuk karya film pendek, dilombakan semacam itu,” kata Endiarto kepada publik bagi masyarakat.
‎
Selain festival, APEKFI memperkenalkan diri sebagai wadah baru yang menaungi pekerja dalam ekosistem film dan industri kreatif Indonesia yang terus berkembang nasional saat ini.
‎
Keanggotaan APEKFI mencakup artis, kru film, pekerja televisi dan radio, selebgram, TikToker, YouTuber, hingga pelaku media sosial lainnya dalam berbagai bidang kreatif di Indonesia.
‎
“APEKFI ini menjadi wadah baru bagi pelaku ekosistem film,” jelas Endiarto, saat menjelaskan cakupan pekerja kreatif yang dirangkul organisasinya dalam berbagai bidang saat ini.
‎
APEKFI memiliki dua visi utama, yakni memberikan bantuan serta advokasi hukum dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh anggota yang tergabung secara berkelanjutan dan nyata.
‎
“Visinya hanya dua, memberikan bantuan advokasi hukum dan memberikan kesejahteraan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Endiarto agar anggota memperoleh jaminan sosial.
‎
Kerja sama tersebut diharapkan membantu pekerja kreatif memperoleh perlindungan sosial, terutama karena banyak pekerja menjalankan pekerjaan berdasarkan proyek dan kontrak bagi pekerja kreatif.
‎
Menurut Endiarto, perlindungan menjadi penting karena belum semua pekerja kreatif memiliki jaminan sosial maupun akses pendampingan hukum ketika menghadapi persoalan pekerjaan sehari-hari yang dihadapi.
‎
Keberadaan BIOSRA atau Bioskop Rakyat di Kasihan, Bantul, turut memperkuat gagasan festival sebagai ruang alternatif pemutaran film pendek lokal bagi karya kreator setempat.
‎
APEKFI dan BIOSRA Kasihan berharap festival membuka jalur berkelanjutan, mempertemukan kreator, penonton, komunitas, sponsor, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan demi memperkuat ekosistem lokal.(waw)

Berita Terkait

Bahaya Beraktivitas di Sekitar Rel: KAI Angkat Suara Usai KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD
Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,6 Miliar, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal di YIA
Pemkab Sleman dan Kanwil DJP DIY Perkuat Sinergi Lewat Program PERINTIS 10 Hari
Hari Prastowo Resmi Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Siap Kawal Aspirasi Warga
Hari Prastowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta Lewat PAW
Rawat Berkah Kebersamaan, Festival Kampung Santri Jogja Tegaskan Pesan Ukhuwah
Dorong Kepedulian Lingkungan, Danang Maharsa Ajak Seluruh Elemen Tuntaskan Masalah Sampah
Bukan Cuma Kritik, Cintya Ajak Anak Muda Kawal Isu Publik Jadi Kebijakan Strategis

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Bahaya Beraktivitas di Sekitar Rel: KAI Angkat Suara Usai KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,6 Miliar, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal di YIA

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Pemkab Sleman dan Kanwil DJP DIY Perkuat Sinergi Lewat Program PERINTIS 10 Hari

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Hari Prastowo Resmi Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Siap Kawal Aspirasi Warga

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Hari Prastowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta Lewat PAW

Berita Terbaru