BSKDN Kemendagri Mulai Validasi Lapangan IGA 2024 Setelah Presentasi Kepala Daerah Selesai

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan segera melakukan validasi lapangan ke daerah dalam rangka menindaklanjuti penilaian Innovative Government Award (IGA) 2024. Langkah ini diambil setelah tahap presentasi kepala daerah selesai dilaksanakan pada 28-30 Oktober 2024.

Sejalan dengan itu, Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo mengatakan, hasil presentasi kepala daerah bukan penentu mutlak penerima IGA 2024. Dia menegaskan, nilai akhir akan diperoleh dari gabungan hasil presentasi kepala daerah dan validasi lapangan.

“Nilai yang diberikan cukup variatif, ruang lingkup penilaian sudah memberikan skor sesuai dengan kondisi yang dipaparkan setiap kepala daerah. Selanjutnya, tahap berikutnya di lapangan kita melakukan cross check, lalu akan dikompilasi,” terang Yusharto saat memberi arahan dalam Rapat Persiapan Validasi Lapangan Dalam Rangka Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 di Ruang Video Conference, Senin (4/11/2024).

Lebih lanjut, Yusharto mengatakan, hasil presentasi ini akan dituangkan dalam berita acara sebagai catatan resmi. “Dengan adanya hasil ini, akan dibuat berita acara yang mencakup hasil presentasi kepala daerah untuk IGA 2024. Penilaian telah dilakukan selama tiga hari, dan kami membuka ruang bagi masukan dari Bapak/Ibu mengenai hasil ini,” ujar Yusharto.

Dia menjelaskan, validasi lapangan yang dilakukan bersifat verifikasi untuk memastikan bahwa apa yang disampaikan dalam presentasi kepala daerah sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Dalam pelaksanaannya, proses validasi ini akan dibagi menjadi beberapa klaster wilayah, mencakup Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Indonesia Timur. Pada tahap ini, tim validasi lapangan akan menilai aspek penguatan ekosistem inovasi daerah, inovasi unggulan digital, dan inovasi unggulan non-digital.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menegaskan bahwa validasi ini tidak hanya untuk memverifikasi informasi, tetapi juga mencatat secara kualitatif perkembangan inovasi di setiap daerah. Dengan validasi lapangan ini, diharapkan hasil penilaian IGA 2024 akan mencerminkan kondisi dan inovasi daerah secara akurat.

“Pengamatan itu dilakukan terhadap inovasi yang dipaparkan, tidak menutup kemungkinan untuk memberikan catatan-catatan kualitatif kepada daerah,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia
TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri Soroti Penguatan Tata Kelola Pemda
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Pastikan Defisit Terkendali
Kementrian Keuangan dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Impor Beras dan Garam, Libatkan Kementrian Pertanian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:56 WIB

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia

Selasa, 22 September 2026 - 18:08 WIB

TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 16:02 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 15:10 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Berita Terbaru