Demonstrasi di Sleman, Forum Jogja Damai Ingatkan Kepatuhan Aturan Aksi

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Sleman – Aksi demonstrasi kembali digelar di Yogyakarta dengan dua titik utama yang menjadi pusat konsentrasi massa, yakni pertigaan UIN dan pertigaan UNY Gejayan, Sabtu (2/5/2026)
‎
‎Situasi ini langsung mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Forum Jogja Damai (FJD) yang mengimbau agar aksi berjalan tertib tanpa memicu gangguan keamanan.
‎
‎Koordinator lapangan FJD, Hasanudin, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan selama demonstrasi berlangsung.
‎
‎Ia menyebut ada tiga hal krusial yang wajib diperhatikan oleh para peserta aksi.
‎
‎“Ada 3 hal yang harus diperhatikan oleh para demonstran yaitu mengenai waktu pelaksanaan demonstrasi, tidak melakukan tindakan anarkis dan tidak merusak fasilitas umum,” ujarnya.
‎
‎Menurut Hasanudin, demonstrasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
‎
‎Ia mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap aturan justru akan merugikan masyarakat luas.
‎
‎“Kebebasan berpendapat itu dijamin, tapi harus tetap dalam koridor hukum dan tidak merugikan orang lain,” katanya.
‎
‎Tak hanya kepada peserta aksi, FJD juga memberikan pesan kepada anggotanya yang bertugas di lapangan.
‎
‎Mereka diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi saat melakukan pengamanan.
‎
‎“Kami berharap teman-teman FJD yang menjaga juga tidak mudah terpancing. Tugas kita hanya mencegah agar tidak timbul tindakan anarkis,” tegasnya.
‎
‎FJD menilai Yogyakarta memiliki posisi penting sebagai barometer nasional dalam menjaga kondusivitas demonstrasi.
‎
‎Oleh karena itu, semua pihak diharapkan bisa menjaga situasi tetap aman dan damai.
‎
‎“Ini dilakukan karena Yogyakarta merupakan barometer nasional keamanan demonstrasi. Kita semua punya tanggung jawab menjaga itu,” terang Hasanudin.
‎
‎Selain itu, Jogja merupakan destinasi wisata yang dengan kunjungan tertinggi dan dengan tingkat keamanan dan kenyamanan yang sudah sangat dikagumi wisatawan.
‎
‎”Kami tidak ingin jika nanti ada kerusuhan dalam demonstrasi yang akan menimbulkan citra negatif pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru