Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Bagikan Strategi Pengelolaan Pasar dan Stabilitas Harga kepada Kapuas

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, ‎JOGJA – Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja rombongan DPPKUKM Kabupaten Kapuas, Rabu (10/6/2026) dalam upaya memperkuat program bidang perdagangan dan tertib niaga.
‎
Pertemuan tersebut menjadi ajang bertukar pengalaman sekaligus menggali berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
‎
Dalam kunjungan itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengelolaan pasar rakyat, sistem retribusi pasar yang efektif dan akuntabel, hingga pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
‎
“Kegiatan ini menjadi sarana berbagi praktik baik serta memperluas wawasan dalam tata kelola perdagangan daerah,” demikian disampaikan dalam pemaparan kegiatan tersebut.
‎
Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok dan pengawasan distribusi barang di tengah masyarakat.
‎
“Kami berdiskusi mengenai langkah-langkah menjaga ketersediaan bahan pokok agar tetap aman serta mudah dijangkau masyarakat,” ungkap salah satu peserta kunjungan.
‎
Menurutnya, koordinasi antardaerah menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan sektor perdagangan.
‎Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta turut memaparkan sejumlah strategi yang selama ini dijalankan.
‎
“Penataan pasar rakyat dilakukan dengan mengedepankan aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan agar masyarakat semakin percaya berbelanja di pasar tradisional,” jelas pihak Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dalam sesi diskusi.
‎
Selain itu, perhatian terhadap penguatan UMKM juga menjadi salah satu fokus utama.
‎
“Fasilitasi promosi dan pemasaran terus dilakukan untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM,” paparnya.
‎
Upaya menjaga stabilitas harga juga diperkuat melalui pemantauan harga harian, koordinasi distribusi bahan pokok, serta pengawasan alat ukur dan tertib niaga guna melindungi hak-hak konsumen.
‎
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antardaerah dalam mengelola sektor perdagangan.
‎
“Harapannya, pasar rakyat semakin maju, UMKM semakin berdaya saing, dan pelayanan perdagangan kepada masyarakat semakin berkualitas,” tutupnya.
‎
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dan pertukaran pengalaman dapat menjadi langkah nyata memperkuat ekonomi daerah.(WAW)

Berita Terkait

Minta Hujan Turun, Ratusan Civitas Academica UMY Gelar Salat Istisqa Bersama
Perkuat Fondasi Akademis, Universitas Widya Mataram Dorong Transformasi SDM Berstandar Internasional
Siapa di Balik Karhutla? Musthafa Desak Aparat Berani Usut Aktor Utama
Tingkatkan Literasi Sains, Universitas Widya Mataram Gelar Pendampingan Inovasi di SMAN 1 Imogiri
Dosen FEB UMY: Indonesia Perlu Perkuat Kemandirian Ekonomi dan Pengelolaan Sumber Daya Strategis
Mengapa Kebakaran Lahan Gambut Sulit Dipadamkan? Pakar UMY Jelaskan Penyebabnya
Masa Jabatan Berakhir 27 Oktober, Rektor UPN Veteran Yogyakarta Persembahkan Akreditasi Unggul Institusi
Resahkan Pengendara di Jalan Wates Kadipiro, Pria Pengayun Celurit Tak Butuh Waktu Lama Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Minta Hujan Turun, Ratusan Civitas Academica UMY Gelar Salat Istisqa Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Perkuat Fondasi Akademis, Universitas Widya Mataram Dorong Transformasi SDM Berstandar Internasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tingkatkan Literasi Sains, Universitas Widya Mataram Gelar Pendampingan Inovasi di SMAN 1 Imogiri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dosen FEB UMY: Indonesia Perlu Perkuat Kemandirian Ekonomi dan Pengelolaan Sumber Daya Strategis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Mengapa Kebakaran Lahan Gambut Sulit Dipadamkan? Pakar UMY Jelaskan Penyebabnya

Berita Terbaru