DPRD Sleman Ajak Seluruh Elemen Tinggalkan Ego Sektoral demi Kemajuan Bersama

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, SLEMAN – DPRD Kabupaten Sleman menggelar Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman dengan penuh khidmat dan nuansa budaya, Sabtu (23/05).
‎
Mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”, agenda tersebut menjadi momentum penting memperkuat semangat kebersamaan demi kemajuan Bumi Sembada.
‎
Suasana rapat semakin semarak dengan pembukaan Tari Beksan Lawung Alit yang sarat filosofi patriotisme dan kedisiplinan.
‎Tarian klasik gagrak Ngayogyakarta karya Sri Sultan Hamengku Buwono I itu dibawakan gagah dengan ketukan mantap.
‎
Gerakan para penari mencerminkan semangat ketangkasan, keberanian, dan keteguhan memegang amanah.
‎
“Tari Beksan Lawung Alit menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan kedisiplinan dan semangat perjuangan bersama,” ujar salah satu peserta rapat dalam suasana penuh penghormatan budaya Jawa.
‎
Dalam momentum bersejarah tersebut, DPRD Sleman menyerukan agar seluruh elemen masyarakat meninggalkan ego sektoral dan memperkuat gotong royong.
‎
Semangat “nggendong” dan “mikul” dimaknai sebagai simbol kebersamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
‎
“Seluruh birokrasi, legislatif, dan masyarakat harus saling menopang demi masa depan Sleman yang lebih sejahtera, inklusif, dan berbudaya,” tegas Ani Martanti, S.T.
‎
Ani Martanti menjelaskan, tema Hari Jadi ke-110 Sleman bukan sekadar slogan seremonial, tetapi panggilan moral untuk mempererat solidaritas sosial.
‎
“Tema ‘Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman’ memiliki makna filosofis yang sangat kuat tentang gotong royong tanpa batas,” katanya.
‎
Menurutnya, konsep “nggendong” dan “mikul” menggambarkan tanggung jawab bersama dalam memikul beban pembangunan serta menjawab aspirasi masyarakat secara proporsional.
‎
Ia menambahkan, seluruh ikhtiar tersebut bermuara pada tujuan mulia “Murih Rahayuning Sleman”, yakni menciptakan keselamatan, kesejahteraan, dan kedamaian masyarakat.
‎
“Kita harus bersama-sama menjaga amanah ini dengan keteguhan dan semangat pelayanan kepada rakyat,” tandas Ani Martanti.
‎
Peringatan Hari Jadi ke-110 Sleman pun diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat persatuan dan mempercepat kemajuan daerah. (ady)

Berita Terkait

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam
Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953
Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Berita Terbaru