Hadiri Program Pendidikan, Wamendagri Bima Arya Minta Akses Sekolah Rakyat Diperluas

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Malang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong perluasan jangkauan Sekolah Rakyat untuk membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, termasuk mereka yang sempat putus sekolah. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Sekolah Rakyat di kawasan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Kota Malang.

Dorongan tersebut disampaikan Bima setelah mendengar langsung latar belakang dan cita-cita para siswa. Ia mengaku terharu melihat semangat mereka untuk menempuh pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi keluarga yang sulit. Anak-anak tersebut tetap memiliki tekad untuk mengangkat derajat orang tua dan meraih cita-cita melalui pendidikan.

“Tadi saya terharu juga dengar tadi bapaknya buruh, orang tuanya meninggal, dan mereka bercita-cita untuk menaikkan derajat orang tuanya, ada yang cita-cita jadi tentara, ada yang jadi hakim,” ujar Bima saat mengunjungi sekolah tersebut, Rabu (21/10/2026).

Semangat tersebut juga terlihat dari seorang anak yang ingin kembali bersekolah setelah hampir empat tahun putus sekolah. Bagi Bima, kemauan anak tersebut untuk melanjutkan pendidikan merupakan hal yang luar biasa. “Dia sudah hampir 4 tahun dari putus sekolah, tapi masih mau sekolah itu kan luar biasa,” ungkapnya.

Kisah tersebut memperlihatkan pentingnya kesempatan belajar bagi anak-anak yang pendidikannya sempat terhenti. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah membuka akses agar mereka dapat kembali menempuh pendidikan dan membangun harapan untuk masa depan yang lebih baik.

“Jadi ini sekolah rakyat harus terus kita dorong untuk semakin memperluas jangkauan,” ujarnya.

Lebih jauh, Bima memandang Sekolah Rakyat sebagai program dengan tujuan jangka panjang. Pendidikan yang diberikan tidak hanya membuka jalan bagi para siswa untuk memperbaiki kehidupan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan calon pemimpin bangsa.

Untuk mendukung tujuan tersebut, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kota Malang melibatkan sinergi berbagai pihak. Sekolah yang memiliki 75 siswa tersebut memanfaatkan aset eks Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di kawasan BPSDM Provinsi Jawa Timur. Bima menjelaskan, pemanfaatan aset tersebut mendapat dukungan dari Kemendagri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Wali Kota Malang.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Polda DIY Pulangkan 32 Peserta Aksi ke Keluarga dan Bantah Tudingan Penahanan Lanjutan
Peringati Sejarah Mataram Islam, Romo Nurdi Pimpin Napak Tilas Cagar Budaya Pleret
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Perhatikan Aspek Lingkungan
BSKDN Kemendagri Dorong Inovasi Daerah Guna Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Pascabencana Sumatera, Pemerintah Tancap Gas Pulihkan Ekonomi Perikanan dan Huntap Warga
Wamendagri Wiyagus Minta Peran Auditor Forensik Diperkuat Guna Cegah Penyimpangan Anggaran
Sekjen Kemendagri Resmi Lantik Pejabat Baru, Minta Kinerja Dievaluasi Berkala dan Berbasis Target
Mendagri Minta Jajaran Daerah Optimalkan Penanganan Karhutla di Tengah Berbagai Kendala

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Polda DIY Pulangkan 32 Peserta Aksi ke Keluarga dan Bantah Tudingan Penahanan Lanjutan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Peringati Sejarah Mataram Islam, Romo Nurdi Pimpin Napak Tilas Cagar Budaya Pleret

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Perhatikan Aspek Lingkungan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:17 WIB

BSKDN Kemendagri Dorong Inovasi Daerah Guna Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Hadiri Program Pendidikan, Wamendagri Bima Arya Minta Akses Sekolah Rakyat Diperluas

Berita Terbaru