Kasus Dugaan Kekerasan Pengemudi Maxim terhadap Mahasiswi Ditangani Polresta Sleman

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman – Video dugaan kekerasan yang dialami seorang mahasiswi asal Pekalongan oleh oknum pengemudi Maxim Car viral di media sosial.
‎
Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
‎Video tersebut diunggah akun Instagram @merapi_uncover pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
‎
Dalam keterangan unggahan disebutkan peristiwa terjadi di depan kos korban di Jalan Rusunawa, Cambahan, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Sleman.
‎
Berdasarkan informasi yang beredar, korban memesan layanan Maxim Car untuk keperluan transportasi.
‎
Namun sejak awal komunikasi melalui aplikasi, korban mengaku merasa tidak nyaman dengan sikap pengemudi yang dinilai kurang sopan.
‎
Masalah kemudian muncul saat pembayaran. Korban membayar tunai menggunakan uang Rp 100 ribu, namun pengemudi tidak memiliki uang kembalian.
‎
“Korban sudah menawarkan transfer atau QRIS, tetapi ditolak oleh pengemudi,” tulis keterangan unggahan tersebut.
‎
Situasi semakin memanas saat korban merekam kejadian. Dalam video terlihat adu argumen hingga pengemudi meluapkan emosi.
‎
Korban pun mengaku mengalami perlakuan kasar yang mengarah pada dugaan kekerasan fisik.
‎
Polresta Sleman langsung menindaklanjuti video viral tersebut.
‎
“Petugas telah melakukan wawancara terhadap korban dan saksi di sekitar lokasi, serta melakukan pengumpulan rekaman CCTV di sekitar TKP,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun, Senin (2/2/2026).
‎
AKP Salamun menegaskan pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang.
‎
“Kami akan melakukan penanganan perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru