Kasus Pneumonia Masih Tinggi, Imunisasi PCV Jadi Upaya Pencegahan Utama

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan terus mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk segera melengkapi imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) pada anak sejak dini.
‎
Upaya ini dinilai krusial untuk memperkuat daya tahan tubuh sekaligus melindungi anak dari ancaman penyakit serius seperti pneumonia.
‎
“Imunisasi PCV penting untuk mencegah infeksi berat pada anak,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.
‎
Ia menegaskan, kasus pneumonia di Kota Yogyakarta masih didominasi oleh balita.
‎
“Dari Januari hingga Maret 2026 saja, tercatat 110 balita mengalami pneumonia,” kata dr. Endang Sri Rahayu, Selasa (14/4).
‎
Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm bagi orang tua agar lebih waspada terhadap kesehatan anak sejak usia dini.
‎
Endang menjelaskan, gejala pneumonia pada anak umumnya ditandai dengan batuk, demam, dan sesak napas.
‎
“Bahkan dalam kondisi tertentu, napas anak bisa sangat cepat atau berbunyi,” ungkapnya.
‎
Ia mengingatkan, keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan tepat.
‎
Berdasarkan data tahun 2025, jumlah kasus pneumonia masih cukup tinggi di berbagai kelompok usia.
‎
“Tercatat 434 kasus pada balita, 135 kasus pada anak, 122 pada remaja dan dewasa, serta 184 pada lansia,” jelasnya.
‎
Ia menambahkan, meski tren kenaikan tidak signifikan, penyakit ini tetap muncul setiap tahun dan tidak boleh diabaikan.
‎
Untuk mencegah pneumonia, masyarakat diminta aktif melakukan langkah perlindungan sejak dini.
‎
“Lengkapi imunisasi seperti PCV dan vaksin lainnya, kurangi paparan asap rokok, serta terapkan pola hidup sehat,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat menjalankan GERMAS. “
‎
Mari lengkapi imunisasi anak sesuai usia, gunakan masker, dan jaga kesehatan bersama,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru