Kemendagri Diminta Susun Program Tepat Guna, Mendagri Ingatkan Hindari Kegiatan Tanpa Output

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memimpin rapat bersama jajaran Kemendagri dan BNPP

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memimpin rapat bersama jajaran Kemendagri dan BNPP

RILISINFO.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan seluruh jajaran di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) agar menyusun program yang benar-benar berdampak nyata. Ia mengimbau agar program yang disusun tidak sekadar kegiatan rutin tanpa hasil yang jelas.

Hal tersebut ditekankan Mendagri saat memimpin rapat bersama jajaran Kemendagri dan BNPP di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Dalam arahannya, Mendagri menyoroti sejumlah paparan program yang disampaikan oleh masing-masing pimpinan komponen atau Unit Kerja Eselon (UKE) I Kemendagri dan BNPP. Ia menegaskan pentingnya memahami esensi dari setiap program yang diajukan. Setiap anggaran, kata dia, harus benar-benar menghasilkan output yang berdampak.

“Saya minta rekan-rekan pimpinan komponen, betul-betul rapatkan internal dan tolong diplototin betul angka itu kira-kira masuk akal enggak. Jangan diada-adain, apalagi buat program yang enggak ada outputnya, outputnya enggak nendang. Istilahnya enggak berdampak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan, program yang disusun tidak hanya bersifat reguler yang menyangkut tugas dan fungsi Kemendagri, tetapi juga perlu menyusun program yang spesifik mendukung program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Nah, ini yang saya lihat itu, di program-program itu, harus betul-betul rekan-rekan kuasai,” jelasnya.

Di lain sisi, Mendagri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kerja keras yang telah dilakukan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada ketelitian dan kesungguhan sejak tahap perencanaan. “Karena perencanaan yang baik itu menyumbang 70 persen keberhasilan, kalau perencanaannya asal-asalan ya [sudah] gagal 70 persen,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya, serta pejabat eselon I Kemendagri dan BNPP lainnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito: Pemda Punya Peran Penting dalam Pengendalian Inflasi
MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Peserta Siap Jalani Pemagangan
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan ?
Percepat Wajib Halal, Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda
Kasatgas PRR Perkuat Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera
4.922 Sekolah Kembali Beraktivitas, Kasatgas Tito Percepat Pemulihan Pendidikan Sumatera
Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:42 WIB

Mendagri Tito: Pemda Punya Peran Penting dalam Pengendalian Inflasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:00 WIB

MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Peserta Siap Jalani Pemagangan

Kamis, 24 September 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Kamis, 24 September 2026 - 09:12 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan ?

Rabu, 23 September 2026 - 18:09 WIB

Percepat Wajib Halal, Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda

Berita Terbaru