Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan sambutan pada Pembekalan Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan sambutan pada Pembekalan Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial

RILISINFO.COM, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian hukum bagi pekerja maupun pengusaha yang menghadapi perselisihan hubungan industrial. Dalam proses tersebut, hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) berperan memberikan perspektif dari unsur pekerja dan pengusaha.

Menurut Yassierli, hakim ad hoc yang berasal dari unsur pekerja dan pengusaha memiliki pengalaman yang dapat membantu majelis memahami persoalan hubungan kerja dari kedua sisi secara lebih utuh.

“Keberadaan hakim ad hoc memberikan perspektif yang penting dalam memahami persoalan hubungan industrial. Pengalaman praktik yang dimiliki juga dapat membantu mengurai persoalan teknis yang muncul dalam persidangan,” ujar Yassierli dalam Pembekalan Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Kemnaker berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung.

Yassierli menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, hakim ad hoc menjadi bagian dari majelis yang memeriksa dan memutus perkara perselisihan hubungan industrial. Pengalaman dan keahlian yang dimiliki dapat membantu memberikan analisis terhadap persoalan teknis yang muncul dalam perkara.

“Putusan harus mempertimbangkan hukum, perjanjian yang ada, kebiasaan, dan keadilan. Karena itu, integritas dan profesionalisme hakim menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan terhadap penyelesaian perselisihan hubungan industrial,” kata Yassierli.

Menurut Yassierli, integritas hakim antara lain tercermin dari sikap menolak intervensi dan memperlakukan para pihak secara setara dalam proses penyelesaian perkara. Pertimbangan yang adil dan jelas diharapkan memberikan kepastian bagi para pihak dalam menghadapi perselisihan hubungan industrial.

Lebih lanjut, Yassierli menekankan hubungan industrial perlu diarahkan dari pola negative sum-game, ketika kepentingan pekerja dan pengusaha dipandang berlawanan, menuju positive sum-game yang memungkinkan kedua pihak menciptakan nilai bersama secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, hubungan industrial yang berkelanjutan perlu dibangun melalui dialog sosial, perlakuan yang adil, kondisi kerja yang memberikan rasa aman dan kesejahteraan, serta keterlibatan serikat pekerja dalam penyelesaian persoalan di perusahaan.

“Pada akhirnya, kita ingin bergerak dari kepatuhan minimum menuju hubungan yang harmonis dan produktif, kemudian menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan. Dalam proses itu, hakim ad hoc PHI memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum dan menjaga keseimbangan perspektif,” ujarnya.(lsi)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Mendagri: Museum dan Monumen Bahasa Nasional Jadi Jejak Sejarah Bahasa Indonesia
Mendagri Tito: Pemda Punya Peran Penting dalam Pengendalian Inflasi
MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Peserta Siap Jalani Pemagangan
Wamenaker: Higiene Industri Penting Cegah Kecelakaan Kerja
Percepat Wajib Halal, Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda
Kasatgas PRR Perkuat Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera
4.922 Sekolah Kembali Beraktivitas, Kasatgas Tito Percepat Pemulihan Pendidikan Sumatera
Menaker: Data TKA Bisa Jadi Acuan Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:42 WIB

Mendagri: Museum dan Monumen Bahasa Nasional Jadi Jejak Sejarah Bahasa Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 16:42 WIB

Mendagri Tito: Pemda Punya Peran Penting dalam Pengendalian Inflasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:00 WIB

MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Peserta Siap Jalani Pemagangan

Kamis, 24 September 2026 - 13:51 WIB

Wamenaker: Higiene Industri Penting Cegah Kecelakaan Kerja

Rabu, 23 September 2026 - 18:09 WIB

Percepat Wajib Halal, Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda

Berita Terbaru

Suasana seminar dan diskusi publik terkait dorongan pengesahan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) di Hotel Aston Priority Simatupang

Jakarta

RUU KKS Bermanfaat Bagi Masyarakat di Daerah

Jumat, 25 Sep 2026 - 17:00 WIB