Kolaborasi Kementan dan Holding Perkebunan Nusantara Wujudkan SDM Perkebunan Berdaya Saing Lewat Beasiswa PATEN

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Medan — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan bersama Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) kembali menegaskan komitmen mereka dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor perkebunan. Melalui program beasiswa PalmCo Talent Pipeline Program (PATEN), sebanyak 15 mahasiswa terpilih dari Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan dan Politeknik LPP Yogyakarta menerima dukungan untuk melanjutkan pendidikan dan persiapan karier di industri sawit.

Penyerahan beasiswa yang berlangsung di Gedung Serbaguna ITSI Medan, Jumat (10/10/2025), dihadiri Direktur Jenderal Perkebunan Kementan RI Abdul Roni Angkat, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Krisna Santosa, Direktur SDM & TI Suhendri dan jajaran manajemen PalmCo, serta perwakilan Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY).

Dalam sambutannya, Abdul Roni Angkat menegaskan bahwa pembangunan SDM perkebunan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, melainkan juga pembentukan karakter dan integritas. “Banyak yang bisa belajar teori, tapi tidak semua mampu membangun karakter yang kuat. Pendidikan perkebunan harus membentuk pribadi jujur, disiplin, dan berintegritas,” ujarnya.

Abdul Roni mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan beasiswa PATEN dengan serius. Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan akademik, melainkan juga oleh ketekunan, semangat belajar, dan sikap positif menghadapi tantangan. “Jangan takut gagal dan jangan berhenti bermimpi. Keberhasilan datang dari upaya perbaikan diri yang terus-menerus,” tambahnya.

Mempersiapkan Talenta yang Adaptif dan Berdaya Saing

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Krisna Santosa menyampaikan bahwa program PATEN adalah bagian dari strategi perusahaan dalam mencetak kader unggul yang siap menjawab dinamika industri sawit nasional. Dari 153 pendaftar, hanya 15 mahasiswa yang lolos seleksi ketat, menunjukkan ketatnya kompetisi sekaligus potensi besar generasi muda di bidang perkebunan.

“Melalui PATEN, kami ingin membangun talenta yang tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga karakter kuat dan kesadaran sosial,” kata Jatmiko. Ia menekankan bahwa nilai-nilai integritas, disiplin, dan religiusitas menjadi fondasi utama dalam membentuk tenaga kerja perkebunan masa depan yang berdaya saing.

Menurut Jatmiko, transformasi industri sawit yang berkelanjutan hanya dapat tercapai dengan SDM yang tangguh dan adaptif, yang mampu mendorong produktivitas, efisiensi, serta inovasi.

Suhendri, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo, menambahkan bahwa PATEN bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bagian dari program pembinaan berkelanjutan. Para penerima beasiswa mendapatkan pelatihan, bimbingan, serta kesempatan bekerja dalam ikagan dinas di lingkungan kerja salah satu perusahaan sawit terluas di dunia tersebut.

“Dunia perkebunan modern menuntut SDM dengan digital mindset, kemampuan berpikir kritis, belajar cepat, dan ketahanan mental. PATEN kami desain agar mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Dan begitu lulus, penerima beasiswa dapat ikatan dinas mulai dari 3 sampai 5 tahun” ujar Suhendri.

Ia juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan nilai AKHLAK yang menjadi budaya kerja BUMN, yakni Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. “SDM unggul adalah yang cerdas sekaligus berkarakter kuat dan mau terus belajar sepanjang hayat,” katanya.

Acara penyerahan beasiswa PATEN juga dirangkai dengan kuliah umum bertajuk “Membangun SDM Perkebunan yang Unggul dan Berdaya Saing”. Pertemuan ini memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan pelat merah, dan institusi pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang siap memajukan industri sawit berkelanjutan.

Program beasiswa ini diharapkan menjadi pijakan awal yang kuat dalam mencetak tenaga ahli yang mampu mengawal kemajuan industri perkebunan nasional sebagai pilar ketahanan pangan dan energi.(*)

Berita Terkait

Jeffry Barata Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Madina Periode 2026-2029
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Serahkan Bantuan Sembako dan Perlengkapan Ibadah di Langkat
AMPHIBI Soroti Temuan Limbah B3 Pestisida di Sungai Bandar Sidoras, Ancam Ekosistem Mangrove
Sugiat Santoso Fasilitasi Bimbel Gratis Setahun bagi Pelajar SMA di Langkat
Festival Sungai Asahan Digelar, Pelestarian Lingkungan Jadi Fokus Utama
Peringati 10 Tahun, AMPHIBI Gelar Maulid Nabi, Aksi Tanam Pohon, Tebar Bibit Ikan, dan Terima Program Community Development Ternak Bebek dari PT Musim Mas
BPDP Perkuat Kompetensi Pekebun Sawit Labusel, Produktivitas Jadi Fokus Utama
Musyawarah ke-1 SMSI Siantar-Simalungun, Rivay Bakkara Kembali Terpilih

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:09 WIB

Jeffry Barata Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Madina Periode 2026-2029

Jumat, 11 September 2026 - 16:22 WIB

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Serahkan Bantuan Sembako dan Perlengkapan Ibadah di Langkat

Kamis, 10 September 2026 - 09:50 WIB

AMPHIBI Soroti Temuan Limbah B3 Pestisida di Sungai Bandar Sidoras, Ancam Ekosistem Mangrove

Sabtu, 5 September 2026 - 21:08 WIB

Sugiat Santoso Fasilitasi Bimbel Gratis Setahun bagi Pelajar SMA di Langkat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Festival Sungai Asahan Digelar, Pelestarian Lingkungan Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru