Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam Megawati dan Sri Sultan

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri jamuan santap malam bersama Raja Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Jumat (22/5/2026) malam.
‎
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan.
‎Ibu Megawati bersama rombongan tiba sekitar pukul 19.15 WIB.
‎
Kehadirannya langsung disambut Sri Sultan yang didampingi GKR Hemas.
‎
“Selamat datang di Kraton Jogja,” ujar Sri Sultan sambil menyalami satu per satu tamu yang hadir dalam suasana penuh keakraban dan penghormatan budaya Jawa.
‎
Dalam pertemuan itu, Sri Sultan turut memperkenalkan keluarga Keraton kepada Megawati.
‎
Hadir di antaranya GKR Condrokirono, GKR Bendara, serta KPH Purbodiningrat. Suasana santai tampak mencair ketika beberapa celetukan ringan memancing tawa para tamu.
‎
Megawati hadir bersama putranya M. Prananda Prabowo dan istrinya Nancy Prananda, cucunya Pinka Hapsari, serta keponakannya Puti Soekarno dan Romy Soekarno.
‎
Politisi senior PDI Perjuangan Bintang Puspayoga juga turut mendampingi dalam jamuan makan malam tersebut.
‎
Di Pendopo Kraton, rombongan dijamu wedang semlo, minuman khas favorit Sri Sultan yang terbuat dari pisang, jahe, kayu manis, gula jawa, pandan, dan sereh.
‎
“Wedang semlo ini memang sering disajikan untuk tamu kehormatan,” ujar salah satu abdi dalem. Alunan gamelan yang terdengar pelan membuat suasana makan malam terasa semakin hangat dan berkelas.
‎
Usai menikmati wedang semlo, Sri Sultan mengajak Megawati dan keluarga menuju Pendopo Kraton Kilen untuk santap malam bersama.
‎
“Obrolannya sangat cair dan penuh kekeluargaan,” ungkap sumber internal Keraton.
‎
Jamuan makan malam bahkan berlangsung hingga sekitar 3,5 jam, menandai eratnya hubungan persahabatan antara keluarga Megawati dan Keraton Yogyakarta. (waw)

Berita Terkait

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam
Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953
Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Berita Terbaru