Mendagri Tinjau Pelaksanaan Program BSPS 2026 di Humbahas, Pastikan Tepat Sasaran

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Humbahas – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Nagasaribu IV, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (26/3/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan dan ketepatan sasaran Program BSPS Tahun Anggaran 2026 yang menargetkan peningkatan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga yang masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH).

“Ada dua memang dari Kemendagri mendukung program perumahan dari PKP, program … untuk membantu rakyat yang belum punya rumah atau sudah punya rumah tapi belum layak,” ujar Mendagri di sela kegiatan peninjauan.

Jumlah penerima Program BSPS di Sumut pada tahun 2026 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Total rumah yang akan diperbaiki mencapai 19.668 unit, meningkat tajam dibandingkan realisasi tahun 2025 sebanyak 1.982 unit. Angka tersebut merupakan bagian dari target nasional BSPS tahun 2026 yang mencapai 400.000 unit rumah.

Dari 33 kabupaten/kota penerima Program BSPS di Sumut, Kabupaten Humbahas memperoleh alokasi sebanyak 457 unit rumah.

Mendagri juga menekankan bahwa keberhasilan Program BSPS sangat bergantung pada semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Berbeda dengan pembangunan perumahan komersial, rumah swadaya membutuhkan partisipasi aktif warga dalam proses pembangunannya.

“Kekompakan ini harus betul-betul menjadi pegangan, termasuk dalam rangka bangun rumah. Karena bangun rumah swadaya ini perlu kegotongroyongan,” pesan Mendagri.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni memiliki keterkaitan erat dengan upaya pengentasan kemiskinan, kemiskinan ekstrem serta menjadi salah satu indikator penilaian kinerja kepala daerah oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Oleh karena itu, dukungan Pemda dalam implementasi program ini menjadi sangat penting.

Lebih lanjut, Mendagri mengungkapkan bahwa pemerintah juga telah memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam pembangunan rumah. Kemudahan tersebut antara lain berupa pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Kebijakan ini merupakan bentuk sinergi lintas kementerian dalam mendukung percepatan program perumahan nasional.

Tak ketinggalan, Mendagri turut mengapresiasi Pemda dan masyarakat setempat atas percepatan pemulihan pascabencana. Ia menilai kondisi daerah tersebut kini hampir sepenuhnya pulih, baik dari sisi infrastruktur umum maupun fasilitas ibadah.

“Saya kagum dengan Humbahas. Kekompakan Pak Bupati, Forkopimda, dan seluruh masyarakat luar biasa. Jalan-jalan yang tadinya tertutup longsor, hanya dalam waktu empat hari langsung terbuka,” pungkas Mendagri.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, pelaku usaha bahan bangunan, serta masyarakat setempat.(LSI)

Sumber: Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Pastikan Penanganan Bencana Cepat, Kasatgas Tito Tinjau Tanggul Rusak di Pidie Jaya
Percepat Akselerasi Daerah, Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Pertajam Visi dan Kualitas Layanan
Tingkatkan Kecepatan Evakuasi dan Pemulihan, Kasatgas Tito Persilakan Daerah Terdampak Bencana Tetapkan Tanggap Darurat
Percepat Kesejahteraan Wilayah Timur, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Pembangunan Inklusif di Papua
Tekan Inflasi Daerah, Sekjen Kemendagri Instruksikan Pemda Kelancarkan Distribusi dan Kerja Sama Pemasok
Persiapkan IGA 2026, Kemendagri Minta Pemda Dorong Inovasi Berkelanjutan di Lingkungan Birokrasi
Perkuat Pembangunan Daerah, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Sumbar Susun Strategi Ekonomi Inklusif dan Terukur
Dukung Program Nasional, Wamendagri Ribka Haluk Puji Kehadiran Satgas MBG 100 Persen di Kawasan Timur Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:56 WIB

Pastikan Penanganan Bencana Cepat, Kasatgas Tito Tinjau Tanggul Rusak di Pidie Jaya

Rabu, 4 November 2026 - 00:51 WIB

Percepat Akselerasi Daerah, Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Pertajam Visi dan Kualitas Layanan

Rabu, 4 November 2026 - 00:46 WIB

Tingkatkan Kecepatan Evakuasi dan Pemulihan, Kasatgas Tito Persilakan Daerah Terdampak Bencana Tetapkan Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 00:39 WIB

Percepat Kesejahteraan Wilayah Timur, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Pembangunan Inklusif di Papua

Selasa, 3 November 2026 - 16:00 WIB

Tekan Inflasi Daerah, Sekjen Kemendagri Instruksikan Pemda Kelancarkan Distribusi dan Kerja Sama Pemasok

Berita Terbaru