Tekan Inflasi Daerah, Sekjen Kemendagri Instruksikan Pemda Kelancarkan Distribusi dan Kerja Sama Pemasok

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) mengatasi hambatan distribusi dan memperkuat kerja sama dengan daerah pemasok untuk mengendalikan harga pangan. Pemda perlu memahami jalur pasokan serta membangun komunikasi dengan pelaku distribusi agar dapat segera mengambil langkah ketika terjadi kenaikan harga.

“Oleh sebab itu, kita tidak hanya turun ke pasar tapi menguasai, memahami siapa sih pengepul-pengepul besar bahan-bahan pokok itu di pasar,” ujar Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk Sertifikat Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Ruang Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Tomsi menyoroti sejumlah komoditas yang perlu mendapat perhatian, di antaranya cabai rawit, cabai merah, beras, gula pasir, dan bawang merah. Ia meminta Pemda mewaspadai kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut, khususnya gula pasir dan bawang merah. Sementara itu, untuk beras medium, ia meminta Pemda mencermati perkembangan harga dan berkoordinasi dengan Perum Bulog setempat.

Untuk mengatasi kenaikan harga tersebut, Tomsi meminta Pemda tetap mencari solusi meski menghadapi kendala cuaca dan distribusi. Pemda perlu mengetahui para pengepul yang memasok bahan pokok ke pasar serta daerah terdekat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan pasokan jika terjadi kekurangan.

“Kalau memang tidak ada jalan lain silakan gerakan menanam, dan itu yang terbaik, kemudian pahami betul siapa yang menguasai distribusi seperti cabe dan lain sebagainya di daerah, siapa orangnya. Kemudian bila terjadi kesulitan segera pahami daerah terdekat yang mana championnya bisa dihubungkan,” jelas Tomsi.

Lebih lanjut, Tomsi meminta agar komunikasi dengan pelaku distribusi dan daerah pemasok dijaga secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa rapat koordinasi yang dilaksanakan secara rutin perlu ditindaklanjuti dengan langkah nyata di lapangan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

“Ini menandakan apa? Kita berupaya terus bertanggung jawab terhadap masyarakat kita berkaitan dengan harga kebutuhan bahan pokok,” pungkas Tomsi.

Rapat tersebut turut membahas kolaborasi Kementerian PKP dan Kementerian ATR/BPN dalam program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tomsi mengingatkan agar program tersebut dimanfaatkan untuk membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum atas tanahnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional Hermawan, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ateng Hartono, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Teddy Paul H. Siagian, Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Miftah Farid, serta pihak terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Persiapkan IGA 2026, Kemendagri Minta Pemda Dorong Inovasi Berkelanjutan di Lingkungan Birokrasi
Perkuat Pembangunan Daerah, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Sumbar Susun Strategi Ekonomi Inklusif dan Terukur
Dukung Program Nasional, Wamendagri Ribka Haluk Puji Kehadiran Satgas MBG 100 Persen di Kawasan Timur Indonesia
Kapitalisasi Bonus Demografi, Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemuda Jadi Engine Kepemimpinan Indonesia Emas 2045
Wamendagri Bima Arya Perjelas Formulasi Insentif Daerah Rp1 Triliun: Berbasis Indikator Kinerja Multi-Sektor
Wamendagri Akhmad Wiyagus Wajibkan Standar Kehigienisan Dapur MBG demi Keselamatan dan Tumbuh Tumbuh Anak
Akselerasi Program Prioritas Nasional, Kemendagri Tautkan Harmonisasi Produk Hukum Daerah dengan Pembentukan Satgas MBG
Dorong Sistem Merit, Kemendagri Tautkan Besaran TPP dengan Tranformasi Evaluasi Kinerja ASN

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:00 WIB

Tekan Inflasi Daerah, Sekjen Kemendagri Instruksikan Pemda Kelancarkan Distribusi dan Kerja Sama Pemasok

Selasa, 3 November 2026 - 11:25 WIB

Persiapkan IGA 2026, Kemendagri Minta Pemda Dorong Inovasi Berkelanjutan di Lingkungan Birokrasi

Senin, 2 November 2026 - 19:05 WIB

Perkuat Pembangunan Daerah, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Sumbar Susun Strategi Ekonomi Inklusif dan Terukur

Senin, 2 November 2026 - 18:58 WIB

Dukung Program Nasional, Wamendagri Ribka Haluk Puji Kehadiran Satgas MBG 100 Persen di Kawasan Timur Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Kapitalisasi Bonus Demografi, Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemuda Jadi Engine Kepemimpinan Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru