Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2026 Angkat Konsep Ngabuburit di Kawasan Ketandan

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA – Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026 yang bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 H akan diolah menjadi lokasi ngabuburit bagi masyarakat di kawasan Ketandan. Rencana ini disampaikan setelah pertemuan Ketua Panitia PBTY 2026 Jimmy Sutanto dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

PBTY 2026 akan diselenggarakan selama 7 hari, mulai (25/2/26 – 3/3/26).

“Kami ingin merangkum semua unsur golongan dan seni budaya untuk meraih kebersamaan,” ujar Jimmy.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, panggung utama yang menampilkan ragam seni budaya akan berada di sekitar Jalan Suryatmajan.

“Bentuk dan lokasi pasti akan dirundingkan lebih lanjut dan disesuaikan kondisi lapangan,” tambahnya.

Wakil Ketua Pelaksana Subekti Saputro Wijaya menjelaskan, kesesuaian waktu dengan Ramadan membuat panitia menyusun konsep khusus. Selain menjadi tempat menunggu berbuka, akan disediakan takjil di beberapa titik lokasi.

“Tema tahun ini adalah ‘Warisan Budaya Memperkuat Persatuan Bangsa’, yang mencerminkan Yogyakarta sebagai kota toleransi,” ujar Subekti. Acara puncak berupa Malioboro Imlek Carnival akan digelar pada Sabtu (28/02/2026). (Aga)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru