Pemkot Bekasi Bersama Bapanas Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Senin, 1 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Kota Bekasi, Pemerintah kota Bekasi menyoroti adanya peningkatan harga pangan saat ini yang memberikan dampak ekonomi yang sangat besar kepada masyarakat terkait tingginya harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam upaya mengatasi hal tersebut Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk mengendalikan gejolak inflasi pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri dilaksanakan secara serentak bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di 38 Provinsi bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada hari Senin (1/04) bertempat di Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi dan dihadiri langsung oleh Pj Wali Kota Bekasi.

“Pangan sangat penting bagi kehidupan. Ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitasnya menjadi prioritas pemerintah. Kenaikan harga pangan berdampak besar pada ekonomi, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad dalam sambutan pembukaan

Gani pun menambahkan, “ini adalah salah satu upaya Pemkot Bekasi untuk mengendalikan harga pangan, termasuk Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah sebanyak 10 KG per KK selaku Penerima Manfaat yang bekerjasama dengan Bapanas, serta penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah sebanyak 23 Ton Beras melalui Disketapangtanikan. Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga menjalin kerjasama antar daerah dengan produsen pangan untuk menjamin ketersediaan stok pangan,” imbuhnya.

Melalui GPM diharapkan akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dapat meningkat, sehingga mampu meringankan beban masyarakat saat terjadi kenaikan harga pangan pokok.

Dalam GPM tersebut disediakan berbagai jenis bahan pangan dan UMKM lainnya yakni;
Beras SPHP 5kg: Rp 53.000
Minyak Goreng 1L: Rp 14.000
Gula Pasir 1kg: Rp 16.000
Telur Ayam 1kg: Rp 29.000
Daging Sapi 1kg: Rp 95.000
Daging Ayam /ekor: Rp 28.000
Bawang merah Super 1kg: Rp 35.000
Bawang putih honan 1kg: Rp 35.000
Bawang putih kating 1kg: Rp 40.000
Cabe Merah Keriting 1kg: Rp 35.000
Cabe Rawit Merah 1kg: Rp 35.000

Gani Muhamad juga menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk memastikan harga pangan pokok tetap aman dan terkendali.

“Bapak – Ibu sekalian Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau dan memastikan harga bahan pokok aman dan terkendali sehingga dapat berjalan dengan baik dan dapat membantu meringankan beban masyarakat saat terjadi kenaikan harga bahan pokok saat ini,” tutup Gani Muhamad.(Dns)

Sumber: Humas

Berita Terkait

DPPKB Kota Bekasi Borong Lima Penghargaan Tertinggi Tingkat Jawa Barat
Tim Penilai Anugerah Gapura Sri Baduga Datangi Kelurahan Kotabaru
Hutan Kota Bekasi Terbakar, Api Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Jaga Kualitas Lingkungan, DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Serah Terima Jabatan Dandim 0507/Bekasi, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kolonel Krisrantau
Wali Kota Bekasi Buka Ruang Kritik Mahasiswa: Sampaikan Langsung atau Lewat Media Sosial
Wali Kota Bekasi Bakal Berkantor di RW, Pastikan Pembangunan Rp100 Juta Menjawab Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

DPPKB Kota Bekasi Borong Lima Penghargaan Tertinggi Tingkat Jawa Barat

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Tim Penilai Anugerah Gapura Sri Baduga Datangi Kelurahan Kotabaru

Selasa, 22 September 2026 - 22:34 WIB

Hutan Kota Bekasi Terbakar, Api Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 19:03 WIB

Jaga Kualitas Lingkungan, DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran

Senin, 21 September 2026 - 19:11 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Berita Terbaru