Penguatan Ekosistem Inovasi: DIY Susun Raperda Riset, Invensi, dan Inovasi Daerah

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus Raperda, Eko Suwanto (paling kiri), dalam rapat pembahasan Raperda tentang riset, invensi, dan inovasi daerah. (Dok DPRD DIY)

Ketua Pansus Raperda, Eko Suwanto (paling kiri), dalam rapat pembahasan Raperda tentang riset, invensi, dan inovasi daerah. (Dok DPRD DIY)

RILISINFO.COM, Yogyakarta — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Riset, Invensi, dan Inovasi Daerah.

Regulasi ini diharapkan menjadi landasan hukum untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi guna mendukung pembangunan berbasis pengetahuan di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda, Eko Suwanto, mengatakan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci agar kebijakan pembangunan di DIY dapat didasarkan pada data dan hasil riset yang valid.

“Sinergi dan kolaborasi antarlembaga sangat penting guna memperkuat penyelenggaraan riset, invensi, dan inovasi daerah. Fungsi tersebut sangat vital, terutama dalam menentukan arah pembangunan yang benar,” ujar Eko yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY, Rabu (15/10/2025).

Eko menegaskan bahwa Pansus terbuka terhadap partisipasi masyarakat, akademisi, dan lembaga riset nasional seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dengan keterlibatan luas, kebijakan berbasis riset diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin pembangunan di DIY dijalankan dengan perencanaan berbasis riset dan data valid sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset Inovasi Daerah BRIN, Dr. Sri Nuryati, dalam forum public hearing yang digelar DPRD DIY pada Senin (13/10/2025), menekankan pentingnya pendekatan berbasis pengetahuan dalam pembangunan daerah.

“Daerah tidak bisa hanya mengandalkan rutinitas. Diperlukan riset dan inovasi untuk menjawab tantangan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sri Nuryati mencatat, sebanyak 506 dari 508 kabupaten/kota di Indonesia kini tengah membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). DIY, lanjutnya, memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, pariwisata, dan pendidikan tinggi. Namun, tantangan seperti keterbatasan pendanaan, infrastruktur, dan koordinasi antarlembaga masih perlu diatasi.

Beberapa inisiatif berbasis riset sudah dilakukan di DIY, antara lain kajian teknologi pangan untuk penanganan stunting dan gerakan ekonomi lokal Bela dan Beli Kulonprogo.

“Inisiatif tersebut menunjukkan riset dan inovasi dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Sri Nuryati.

Sementara itu, Sekretaris Universitas Gadjah Mada (UGM), Andi Sandi, menyoroti pentingnya integrasi dan optimalisasi data antarinstansi agar riset dapat memberi dampak nyata.

“Riset harus bisa memberikan solusi, dapat dijalankan, dan mampu menyelesaikan masalah. Hasil riset juga sebaiknya memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Raperda Riset, Invensi, dan Inovasi Daerah ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi pemerintah daerah untuk berperan sebagai fasilitator dan katalisator inovasi, memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan, dan menjadikan DIY sebagai daerah percontohan pembangunan berbasis riset di Indonesia. (ihd)

Berita Terkait

Perketat Keamanan, Rutan Serang Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan BNN
Wagub Banten Dimyati Ajak Orang Tua Kenalkan Catur untuk Kurangi Ketergantungan Gawai
Wagub Banten Dimyati Tegaskan Peran Dai dalam Memperkuat Keimanan dan Pemahaman Syariat
Dimyati Apresiasi Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Penyerapan Tenaga Kerja
Wagub Dimyati Ajak Warga Berdoa agar Banten Dijauhkan dari Bencana
Pencarian Arupadhatu I Berakhir Setelah 10 Hari, Andra Soni Apresiasi Relawan di Selat Sunda
Wagub Banten Dimyati Soroti Batas Usia Kewarganegaraan dalam RUU HPI
Didampingi Gubernur Banten Andra Soni, Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:36 WIB

Perketat Keamanan, Rutan Serang Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan BNN

Minggu, 20 September 2026 - 17:15 WIB

Wagub Banten Dimyati Ajak Orang Tua Kenalkan Catur untuk Kurangi Ketergantungan Gawai

Minggu, 20 September 2026 - 08:06 WIB

Wagub Banten Dimyati Tegaskan Peran Dai dalam Memperkuat Keimanan dan Pemahaman Syariat

Sabtu, 19 September 2026 - 19:31 WIB

Dimyati Apresiasi Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Penyerapan Tenaga Kerja

Sabtu, 19 September 2026 - 14:40 WIB

Wagub Dimyati Ajak Warga Berdoa agar Banten Dijauhkan dari Bencana

Berita Terbaru