Peresmian Bus Gratis bagi Buruh Gendong: Inisiatif Sosial BMT Beringharjo Dapat Apresiasi Pemerintah

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Program Bus Peduli Jasa Gendong resmi diluncurkan KSPPS BMT Beringharjo sebagai bentuk kepedulian terhadap para buruh gendong yang selama ini mengandalkan angkutan umum untuk bekerja di Pasar Beringharjo.

‎Ketua KSPPS BMT Beringharjo, Mursida Rambe, menegaskan layanan ini sepenuhnya gratis untuk membantu mengurangi beban pengeluaran harian.

‎“Bus ini kami sediakan secara gratis. Selain mempermudah mobilitas, juga untuk meringankan beban pengeluaran mereka,” ujarnya.

‎Peresmian yang digelar di Pintu Timur Pasar Beringharjo pada Kamis (27/11/2025) itu dihadiri Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Yuliantono, serta Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan.

‎Ferry memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif koperasi dalam menguatkan sektor ekonomi masyarakat kecil.

‎“Pemerintah akan terus mendorong dan mendampingi koperasi agar semakin kuat melalui bantuan LPDB,” tegasnya.

‎Bus berkapasitas 30 penumpang tersebut akan beroperasi mulai Jumat, 28 November 2025 dengan rute Beringharjo–Sentolo pp, menyesuaikan dengan domisili mayoritas pekerja jasa gendong.

‎Wawan menilai langkah ini memberikan penghargaan lebih manusiawi terhadap pekerja sektor informal yang punya kontribusi besar bagi roda ekonomi Beringharjo.

‎“Ini adalah bentuk kepedulian nyata dan langkah progresif,” ungkapnya.

‎Salah satu buruh gendong, Rus, mengaku program ini sangat membantu kehidupan mereka.

‎Selama ini ia harus mengeluarkan sekitar Rp20 ribu per hari hanya untuk ongkos.

‎“Dengan adanya bus gratis ini, rasanya lega. Beban kami jadi lebih ringan, dan bisa membawa pulang uang lebih banyak untuk keluarga,” katanya penuh haru.

‎Bus Peduli Jasa Gendong diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.(waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru