Peringati Hari Bumi, Relawan Rumah Zakat Gelar Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Baros

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Bantul — Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dan Hari Bumi diwarnai aksi nyata penanaman mangrove oleh Relawan Rumah Zakat di Pantai Baros, Bantul, Yogyakarta.
‎
Kegiatan ini melibatkan 51 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar hingga masyarakat umum.
‎
Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir.
‎
Sebanyak 150 pohon mangrove berhasil ditanam dalam kegiatan tersebut. Tanaman mangrove dipilih karena dinilai memiliki manfaat strategis dalam menjaga ekosistem pesisir.
‎
Selain mencegah abrasi, mangrove juga berperan penting dalam menjaga produktivitas pertanian warga serta menjadi benteng alami menghadapi dampak perubahan iklim.
‎
Koordinator Relawan Rumah Zakat, Mutaslimah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut penanaman mangrove sebagai langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.
‎
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
‎
Tak hanya aksi lapangan, peserta juga mendapatkan edukasi terkait mangrove dari perwakilan
‎
Pemuda-Pemudi Baros. Materi yang disampaikan mencakup manfaat ekologis mangrove, teknik penanaman yang benar, hingga peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
‎
“Kami ingin peserta tidak hanya menanam, tapi juga memahami pentingnya mangrove secara menyeluruh,” ungkap salah satu pemateri.
‎
Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat. Para peserta tampak antusias menyusuri area pesisir untuk menanam bibit mangrove.
‎
Setelah kegiatan inti, acara dilanjutkan dengan istirahat, sholat, dan makan bersama sebelum akhirnya ditutup dengan sesi penutup.
‎
Salah satu peserta, Khatrin, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Ia berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
‎
“Kegiatan ini sangat berkesan karena saya bisa belajar langsung tentang pentingnya mangrove sekaligus berkontribusi nyata untuk lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya. (andriyani)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru