Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Kemendagri Bicara Soal Pemimpin Wanita Masa Kini

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar acara peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan halalbihalal di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Dalam acara itu, Ketua DWP Kemendagri Nani Suhajar Diantoro berbicara soal pemimpin wanita masa kini. Menurutnya, seorang pemimpin wanita masa kini mesti memiliki kepribadian yang hebat seperti sosok Raden Ajeng Kartini. Sebab, kata Nani, wanita asal Jepara itu adalah role model perempuan yang tangguh dalam memperjuangkan emansipasi wanita dan pendidikan di Indonesia.

Selanjutnya, Nani menjelaskan, kepribadian yang hebat menjadi dasar bagi kepemimpinan yang efektif. Selain itu, kepemimpinan efektif juga memerlukan kualitas kepribadian yang dapat menginspirasi, memotivasi, dan memandu orang lain menuju pencapaian tujuan bersama.

“Seorang pemimpin dengan kepribadian yang hebat mampu menjadi teladan yang inspiratif bagi timnya, menghadapi tantangan dengan keyakinan, dan membangun hubungan yang kuat berdasarkan kepercayaan dan saling pengertian,” katanya.

Nani menambahkan, Kartini menjadi simbol perjuangan dan inspirasi bagi wanita modern dalam memperkuat kepribadian. Bahkan, sosoknya dinilai sebagai pemimpin wanita yang berpengaruh dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat.

“Dia (Kartini) adalah teladan kemandirian, keberanian, dan kepedulian sosial. Kartini memperjuangkan hak-hak wanita dengan menggali potensi dan kemampuan mereka dalam dunia pendidikan dan kemasyarakatan,” imbuhnya.

Menurut Nani, ada beberapa karakter yang perlu dimiliki untuk menjadi pribadi yang hebat, di antaranya kemandirian; empati dan kepekaan sosial; keberanian dan ketegasan; integritas dan etika; serta keterbukaan dan keterampilan komunikasi.

“Kelima kunci ini saling terkait dan memperkuat satu sama lain untuk membentuk kepribadian yang hebat dalam kepemimpinan,” tandasnya.

Tak lupa Nani berpesan agar peringatan Hari Kartini digunakan bukan sebatas untuk mengenang, tetapi juga kontemplasi untuk mengambil teladan dan inspirasi dari perjuangan Kartini. “Memperingati Hari Kartini berarti kita kembali mengaktualisasikan nilai-nilai yang beliau perjuangkan sesuai dengan konteks tantangan pada masa kini,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia
TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri Soroti Penguatan Tata Kelola Pemda
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Pastikan Defisit Terkendali
Kementrian Keuangan dan Bea Cukai Perkuat Pengawasan Impor Beras dan Garam, Libatkan Kementrian Pertanian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:56 WIB

Bima Arya Dorong Generasi Muda Aktif Ambil Peran dalam Menentukan Masa Depan Indonesia

Selasa, 22 September 2026 - 18:08 WIB

TP PKK Didorong Perkuat Peran dalam Menangani Persoalan Sampah dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 16:02 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Penanganan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 15:10 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Berita Terbaru