Pesan Polri Menjelang Demonstrasi BEM SI: Hormati Hak Masyarakat

Minggu, 10 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI ) berencana menggelar demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022) besok. BEM SI mengklaim bakal ada lebih dari 1.000 mahasiswa dari berbagai kampus yang bakal turun ke jalan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo berjanji pihaknya tidak akan berlebihan dalam mengamankan aksi demonstrasi yang bakal digelar di depan Istana Negara. Kendati demikian, ia menitipkan pesan kepada para mahasiswa yang akan menyampaikan aspira untuk tetap menghormati hak masyarakat lain.

Tak hanya itu, Dedi juga meminta agar para mahasiswa tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena pandemi belum selesai. “Ya dalam menyampaikan pendapat di depan umum untuk tetap menghormati semua hak warga masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” kata Dedi melalui pesan singkatnya, Minggu (10/4/2022)

Tetap menjaga dan disiplin karena masih pandemi, menjaga situasi tetap aman dan damai, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” imbuhnya. Dedi menjelaskan, pengamanan untuk demo BEM SI besok hanya diterjunkan pasukan dari Polda Metro Jaya saja. Dedi meyakini aksi demonstrasi besok akan berjalan lancar dan aman. “Cukup Polda Metro aja. Semoga lancar dan aman,” kata Dedi.

Sekadar informasi, rencana aksi demonstrasi BEM SI pada Senin, 11 April 2022, merupakan lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya. Ada enam tuntutan yang dibawa BEM SI pada aksi kali ini. Enam tuntutan tersebut yakni sebagai berikut :

1. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.

2. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.

3. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.

4. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.

5. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.

6. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan.

Icha

Berita Terkait

BPPKB Banten HDS Gelar Tabligh Akbar dan Deklarasi Organisasi di Pandeglang
Polda Banten dan Pemda Dampingi Penyerahan hingga Pemakaman Korban KM Arupadhatu 1
Komisi III DPR RI Kunjungi Polda Banten, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum
Wagub Dimyati Dorong Masyarakat Banten Tunaikan Zakat melalui BAZNAS
Duka Andra Soni untuk Surakman, Pemprov Banten Pastikan Pendampingan bagi Keluarga Korban
UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Berakhir, 51 Peserta Raih Predikat Kompeten
Andra Soni Tingkatkan Kualitas Permukiman Banten agar Lebih Layak dan Sehat
Tim Tabur Kejati Banten Amankan DPO Kasus Penipuan di Kabupaten Tegal

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:02 WIB

BPPKB Banten HDS Gelar Tabligh Akbar dan Deklarasi Organisasi di Pandeglang

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Banten dan Pemda Dampingi Penyerahan hingga Pemakaman Korban KM Arupadhatu 1

Kamis, 24 September 2026 - 14:34 WIB

Komisi III DPR RI Kunjungi Polda Banten, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum

Kamis, 24 September 2026 - 11:12 WIB

Wagub Dimyati Dorong Masyarakat Banten Tunaikan Zakat melalui BAZNAS

Kamis, 24 September 2026 - 10:01 WIB

Duka Andra Soni untuk Surakman, Pemprov Banten Pastikan Pendampingan bagi Keluarga Korban

Berita Terbaru