Plt. Wali Kota Bekasi Raih Penghargaan Sebagai Pembina Pengembangan Teknologi Tepat Guna Desa Nusantara ke XXIV Tahun 2023

Rabu, 7 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM –  Lampung, Wayhalim Bandar Lampung – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia berikan penghargaan kepada para Inovator dan Pembina Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) serta untuk Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten/Kota se- Indonesia yang dikemas dalam acara bertajuk Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIV Tahun 2023 bertempat di Lapangan PKOR Wayhalim, Bandar Lampung. Rabu, (07/06)

Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIV Tahun 2023 (GTTGN XXIV) berlangsung mulai tanggal 06 sampai 10 Juni 2023 merupakan sebuah bentuk dukungan dan apresiasi dari Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai temuan yang berbasis kearifan lokal sekaligus untuk memamerkan beragam hasil Teknologi Tepat Guna (TTG) dari para inovator, sehingga mampu meningkatkan kualitas, kuantitas, dan mengenalkan kepada khalayak luas akan hasil produksi TTG dari berbagai wilayah

Pada pembukaan GTTGN XXIV Tahun 2023 yang dilaksanakan pada Rabu, (07/06) hadir Menteri Desa PDTT RI, Dr. (H.C) Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd beserta Wakilnya, Budie Arie Setiadi, untuk memberikan langsung Piagam Penghargaan dan Lencana Satya Abdi bagi para inovator dan pembina terpilih Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) serta Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) terbaik untuk Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten/Kota se- Indonesia.

Menteri Abdul Halim menyampaikan bahwa Para Kepala Desa/Lurah diharapkan dapat memanfaatkan TTG dalam pengelolaan potensi sumber daya alam yang cukup melimpah dengan baik di masing-masing wilayah. Begitu juga peran serta aktif dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam membina dan mendukung jalannya proses produksi TTG.

“Dukungan tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan keberadaan kelembagaan masyarakat yang telah terbentuk di daerah, yaitu Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek). Fungsi Posyantek itu sendiri tidak hanya sebagai sumber informasi dan promosi terkait TTG, melainkan juga diarahkan untuk mampu menjembatani masyarakat pengguna teknologi dengan sumber TTG (inventor/ inovator TTG). TTG juga tidaklah selalu harus alat atau mesin, melainkan juga dapat berupa teknologi proses atau produk yang dapat menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan,” ucap Menteri Abdul Halim.

Sebuah kehormatan bagi Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu Pembina terpilih atas kontribusi dan kerja kerasnya dalam Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kabupaten/Kota se- Indonesia bersanding dengan para pembina terpilih dari wilayah lainnya.

Selain penghargaan untuk Pembina terpilih, Salah satu Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) di Kota Bekasi berhasil meraih Juara III Kategori Posyantek Beprestasi dengan diberikan juga uang pembinaan sebesar 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) atas program unggulannya bertajuk Pemberdayaan Ekonomi dan Spesialisasi Pengolahan Sampah Mandiri.

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan. Raihan ini dapat terwujud atas hasil kerja keras, kedisiplinan, dan konsitensi yang dilakukan oleh berbagai unsur yang terlibat dalam rangka pembinaan dan pengembangan Teknologi Tepat Guna di wilayah, dan berbagai inovasi untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” ujar Tri.

Terakhir, Tri pun berharap, “mudah-mudahan ini menjadi momentum untuk dapat mempertahankan, meningkatkan, dan mengembangkan teknologi-teknologi yang kemudian secara adaptif dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh warga masyarakat dan semoga memberikan motivasi bagi kami dalam peningkatan kinerja melalui pemanfaatan sumber daya alam dan juga barang-barang yang sudah tidak terpakai yang ada di sekitar untuk dijadikan produk atau barang yang bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan produksi dan penggunaan Produk Dalam Negeri sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, serta dapat melahirkan Posyantek-Posyantek baru lainnya di Kota Bekasi,” pungkasnya.(Yan)

Sumber: Humas

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green
Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran
Sejahterakan Masyarakat Perbatasan, Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Negara Tetangga
Mendagri Ungkap Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat
Mendagri Dorong Forum Negara Tetangga untuk Perkuat Kerja Sama Perbatasan
Wamendagri Bima Arya Dorong Pembangunan Daerah Berbasis Iklim
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Komitmen Pemkot Magelang Percepat Penanganan TB

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:11 WIB

Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

Kamis, 17 September 2026 - 07:50 WIB

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran

Rabu, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Sejahterakan Masyarakat Perbatasan, Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Negara Tetangga

Rabu, 16 September 2026 - 18:12 WIB

Mendagri Ungkap Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Yati Pesek Ajak Warga Pondok Lawan Peredaran Rokok Ilegal

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:25 WIB

Yogyakarta

GEN-M Lahir dari GPM Yogyakarta, Bawa Suara Generasi Z

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:10 WIB