PMI Kota Yogyakarta Galang Kepedulian Lewat Bulan Dana 2026

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Yogyakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta kembali mengajak masyarakat memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong melalui Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta 2026.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan bersamaan dengan penutupan Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta 2025, Rabu (30/9/2026).

Dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025, PMI Kota Yogyakarta berhasil menghimpun dana sekitar Rp290,7 juta. Capaian tersebut menjadi bentuk partisipasi masyarakat bersama berbagai unsur pemerintahan, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.

Wawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut. Menurutnya, capaian Bulan Dana PMI merupakan hasil kerja bersama yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

“Ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak, panitia Bulan Dana didukung oleh berbagai lapisan masyarakat. Tentunya merupakan hal positif yang patut kita lanjutkan dan tingkatkan di tahun-tahun mendatang dan Bulan Dana PMI tahun 2026,” kata Wawan.

Ia menilai peran PMI semakin dibutuhkan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan, kemanusiaan, kebencanaan, donor darah, hingga penanganan berbagai kondisi darurat.

Karena itu, dukungan masyarakat dinilai menjadi bagian penting agar PMI dapat terus menjalankan berbagai layanan kemanusiaan secara optimal.

“Hasil Bulan Dana PMI 2025 ini kita harapkan bersama PMI Kota Yogyakarta dengan dukungan dari PMI DIY dapat semakin berperan aktif dalam setiap kegiatan kemanusiaan, kesehatan, tanggap bencana, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawan juga secara resmi menetapkan Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho sebagai Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta 2026.

Pembukaan Bulan Dana PMI 2026 ditandai dengan penyerahan simbolis kupon Bulan Dana kepada sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah Pemkot Yogyakarta, Kantor Pos Yogyakarta, serta Polresta Yogyakarta.

Kupon Bulan Dana PMI 2026 memiliki besaran berbeda sesuai kategori. Untuk kelompok pelajar dan pelayanan masyarakat umum ditetapkan sebesar Rp2.000, sedangkan pelayanan Kantor Pos di Kota Yogyakarta sebesar Rp3.000.

Sementara itu, kelompok PNS golongan III dan IV dikenakan kupon sebesar Rp10.000, sedangkan pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM sebesar Rp5.000.

Sekretaris Pelaksana PMI Kota Yogyakarta Kardi menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Yogyakarta, perangkat daerah, instansi, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, donatur, relawan, dan masyarakat yang telah mendukung Bulan Dana PMI 2025.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting bagi keberlangsungan pelayanan kemanusiaan PMI Kota Yogyakarta.

“Bulan Dana PMI merupakan salah satu bentuk partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan PMI. Bulan Dana PMI adalah wujud nyata semangat gotong royong dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” ujar Kardi.

Melalui Bulan Dana PMI 2026, PMI Kota Yogyakarta kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut.

Dukungan yang diberikan nantinya menjadi bagian dari upaya PMI dalam menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, pertolongan pertama, pelayanan kesehatan, hingga pembinaan relawan.

PMI Kota Yogyakarta juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola, transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan agar dukungan masyarakat dapat memberikan manfaat yang tepat sasaran.

Dengan dimulainya Bulan Dana PMI 2026, semangat gotong royong masyarakat Yogyakarta kembali diharapkan menjadi kekuatan untuk menjaga keberlangsungan berbagai aksi kemanusiaan di Kota Yogyakarta. (Aga)

Berita Terkait

Pertama Kali Membatik di Malioboro, Peserta Kalimantan Bagikan Pengalamannya
Malioboro Semarak! Simfoni 1001 Pembatik Hidupkan Tradisi Batik Yogyakarta
Prime UMY Hotel Tandai Milad Kedua dengan Aksi Bersih-Bersih Malioboro
Wawan Dorong Gekrafs DIY Perkuat Ekonomi Kreatif Jogja Lewat Aksi Nyata
Komisi C DPRD DIY Dorong Pembangunan Infrastruktur Gunungkidul Lebih Terpadu
Dari Panahan ke Peduli Lingkungan, Celeban Tunjukkan Beragam Gebrakan
Ahmad Syauqi: Masjid Harus Jadi Motor Ekonomi dan Kepedulian Sosial
Kasus Dugaan Pungli Bolosego di Alun-Alun Kidul, Ini Hasil Penyelidikan Polresta Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Pertama Kali Membatik di Malioboro, Peserta Kalimantan Bagikan Pengalamannya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Malioboro Semarak! Simfoni 1001 Pembatik Hidupkan Tradisi Batik Yogyakarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Prime UMY Hotel Tandai Milad Kedua dengan Aksi Bersih-Bersih Malioboro

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Wawan Dorong Gekrafs DIY Perkuat Ekonomi Kreatif Jogja Lewat Aksi Nyata

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Komisi C DPRD DIY Dorong Pembangunan Infrastruktur Gunungkidul Lebih Terpadu

Berita Terbaru