Polda DIY Ungkap Lonjakan Kasus Kejahatan Digital di Yogyakarta

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Sleman – Persoalan kejahatan siber menjadi sorotan utama dalam Pelatihan Profesi Hukum Fakultas Hukum UWM Yogyakarta.
‎
‎Penyidik Ditreskrimsus Polda DIY, IPTU Robertus Wuryan Kristama, S.H., M.H., membeberkan lonjakan kasus kejahatan digital di Daerah Istimewa Yogyakarta.
‎
‎“Sepanjang 2025, tercatat 638 kasus kejahatan online, dan 67 persen adalah penipuan,” ujarnya.
‎
‎IPTU Robertus menjelaskan, modus kejahatan terus berkembang mengikuti teknologi.
‎
‎“Lowongan kerja palsu, investasi bodong, hingga pencurian OTP mendominasi laporan masyarakat,” katanya.
‎
‎Ia menyebut media sosial digunakan pelaku hingga 95,12 persen.
‎
‎“Perputaran dana yang cepat ke rekening dan crypto menjadi tantangan serius penyidik,” imbuhnya.
‎
‎Ia menegaskan pentingnya kecepatan dan akurasi dalam penyidikan digital.
‎
‎“Jika data perbankan terlambat diperoleh, jejak pelaku bisa hilang,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, penegakan hukum siber membutuhkan kolaborasi lintas profesi, termasuk advokat.
‎
‎“Hukum siber tidak bisa ditangani secara sektoral,” tegasnya.
‎
‎Diskusi berlangsung dinamis ketika mahasiswa mempertanyakan pendampingan hukum dalam kasus digital.
‎
‎“Bukti elektronik harus dijaga validitasnya sejak awal,” kata IPTU Robertus.
‎
‎Fakultas Hukum UWM menilai forum ini krusial.
‎
‎“Mahasiswa perlu disiapkan menghadapi realitas penegakan hukum era digital,” ujar pihak fakultas, menutup kegiatan.

(waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru