Prof. Sri Atmaja Tekankan Pentingnya Budaya Keselamatan dalam Operasional Kereta

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pakar Perkeretapian UMY, Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi

Pakar Perkeretapian UMY, Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi

RILISINFO.COM, Insiden tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menjadi pengingat bahwa keselamatan perkeretaapian tidak cukup hanya mengandalkan sistem dan teknologi. Hal tersebut disampaikan oleh pakar perkeretaapian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, dalam wawancara daring, Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan bahwa keselamatan merupakan kombinasi dari berbagai elemen, mulai dari teknologi, sistem manajemen, hingga faktor manusia dan budaya. Tanpa budaya keselamatan yang kuat, sistem secanggih apa pun tetap berpotensi mengalami kegagalan.

“Keselamatan bukan hanya sistem, tetapi juga harus menjadi budaya organisasi dan budaya masyarakat,” ujarnya.

Dalam konteks operasional kereta api, budaya keselamatan mencakup kesadaran tinggi terhadap risiko oleh seluruh pihak, mulai dari operator seperti PT Kereta Api Indonesia, regulator, hingga masyarakat pengguna transportasi. Ia menjelaskan bahwa kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor krusial. Setiap personel harus mampu mengidentifikasi potensi bahaya secara cepat serta mengambil keputusan yang tepat dalam situasi kritis.

Selain itu, budaya keselamatan juga berkaitan dengan disiplin dalam menjalankan prosedur serta konsistensi dalam melakukan evaluasi sistem melalui pendekatan continuous improvement atau siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA).

Menurutnya, keselamatan tidak boleh dipandang sebagai beban biaya, melainkan sebagai investasi jangka panjang. Investasi tersebut mencakup pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi SDM, serta pembentukan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan di sekitar jalur kereta, terutama di perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya operator, tetapi juga masyarakat harus memiliki kesadaran yang sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem keselamatan modern harus dirancang dengan prinsip fail-safe, yakni kegagalan pada satu komponen tidak serta-merta menyebabkan kecelakaan. Sistem interlocking dan pengereman berlapis menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko.

Ia menambahkan bahwa insiden di Bekasi Timur harus menjadi momentum untuk memperkuat budaya keselamatan secara menyeluruh, bukan sekadar memperbaiki aspek teknis.

“Jika budaya keselamatan sudah tertanam, maka sistem akan berjalan lebih efektif. Targetnya jelas: Zero Accident,” pungkasnya  (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru