PT KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Disiplin di Jalur Rel Pasca Insiden Temperan KA Lodaya

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman – PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyesalkan insiden temperan yang melibatkan KA 77 Lodaya di jalur Brambanan-Maguwo, Selasa (4/11/2025) pagi.
‎
‎“Kami sangat menyayangkan kejadian ini,” tegas Manager Humas Feni Novida Saragih.
‎
‎Peristiwa terjadi pukul 07.55 WIB saat KA Lodaya relasi Solo-Bandung menabrak seorang warga di kilometer 151+9.
‎
‎“Penemper langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Kalasan,” ujar Feni.
‎
‎Polsek Prambanan kini menangani kasus tersebut.
‎
‎Seluruh penumpang KA 77 Lodaya dalam keadaan selamat.
‎
‎“KA sempat berhenti untuk pengecekan rangkaian, tapi sudah kembali beroperasi pukul 08.02 WIB,” jelas Feni.
‎
‎Ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan tersebut.
‎
‎Feni menegaskan pentingnya kepatuhan masyarakat pada aturan keselamatan di jalur kereta api.
‎
‎“Jalur KA itu steril, bukan tempat aktivitas warga. Mohon disiplin patuhi rambu-rambu,” ujar Feni mengingatkan.
‎
‎Pelanggaran di perlintasan bisa membahayakan nyawa.
‎
‎“Kami berharap kejadian ini tak terulang. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab bersama,” tutup Feni.
‎
‎KAI kembali mengimbau warga agar hanya melintas di perlintasan resmi dan selalu waspada di sekitar rel kereta api.

(waw)
‎

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru