Rumah Produksi BCS Perluas Jangkauan dengan Beragam Proyek Film Multigenre

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA — Rumah produksi Bintang Cahaya Sinema (BCS) terus menunjukkan eksistensinya di industri perfilman dengan menyiapkan sejumlah proyek film baru hingga beberapa tahun ke depan. Rumah produksi yang mengusung beragam genre ini menargetkan karya-karya yang mampu menjangkau penonton lebih luas.

Produser Bintang Cahaya Sinema, Rizka Shakira, menjelaskan bahwa BCS merupakan production house yang fokus memproduksi film dengan berbagai jenis cerita, mulai dari drama hingga aksi.

“Bintang Cahaya Sinema adalah production house yang membuat film-film dengan beragam genre agar jangkauannya bisa lebih luas dan dapat dinikmati oleh banyak penonton,” ujar Rizka.

Sebelumnya, BCS telah merilis film Women From Rote Island yang menjadi debut mereka di dunia perfilman. Film tersebut mendapat sambutan positif di kancah internasional dengan meraih sekitar 40 penghargaan dari berbagai festival film di Indonesia maupun mancanegara.

“Film debut kami Women From Rote Island sampai hari ini sudah meraih kurang lebih 40 penghargaan dari berbagai negara dan juga dari Indonesia,” katanya.

Tak berhenti di situ, BCS juga tengah menyiapkan sejumlah proyek film baru yang akan diproduksi dalam waktu dekat. Salah satunya adalah Panggung Terlarang, yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Bani. Proyek lain yang tengah disiapkan adalah Alas Bubrah, yang kembali digarap oleh BW Purba sebagai penulis dan sutradara.

BCS juga menyiapkan film drama keluarga berjudul Aku Harap Ibu Kembali yang ditulis dan disutradarai oleh Kenny Gulardi. Film ini mengangkat kisah tentang seorang ibu dan kelima anaknya.

“Ini salah satu film yang paling saya tunggu karena ceritanya tentang hubungan seorang ibu dengan kelima anaknya,” ungkap Rizka.

Tak hanya drama, BCS juga menyiapkan film bergenre aksi berjudul Petarung yang ditulis oleh Anggoro.

Sementara itu, untuk proyek tahun 2027, BCS telah merencanakan beberapa judul baru, di antaranya Broken Home yang ditulis oleh Evelyn serta Cingcowong yang ditulis oleh Vidya.

Dengan berbagai proyek tersebut, Bintang Cahaya Sinema berharap dapat terus menghadirkan karya-karya film yang berkualitas sekaligus memperkaya industri perfilman Indonesia. (Aga)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru