Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai Amankan 10.100 Batang Rokok Ilegal di Saptosari

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, GUNUNGKIDUL – Operasi gabungan Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai Yogyakarta berhasil mengamankan 10.100 batang rokok ilegal di Saptosari, Rabu (7/10/2026).
‎
Penindakan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengawasi peredaran barang kena cukai sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan perundang-undangan.
‎
Petugas gabungan menyisir wilayah Kapanewon Saptosari untuk mengawasi peredaran barang kena cukai yang diduga tidak memenuhi ketentuan hukum berlaku.
‎
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dan mengamankan 10.100 batang rokok ilegal yang diduga kuat melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang cukai.
‎
Jumlah barang bukti yang diamankan menjadi perhatian penting dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
‎
Seluruh rokok yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut.
‎
Penyerahan barang bukti tersebut dilakukan agar pemeriksaan dan proses hukum dapat ditangani oleh instansi berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.
‎
Operasi gabungan ini melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta.
‎
Kolaborasi kedua instansi tersebut memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai, terutama produk rokok yang diduga tidak memenuhi ketentuan.
‎
Selain melakukan penindakan, petugas juga membawa misi edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat mengenai aturan peredaran barang kena cukai.
‎
Edukasi tersebut diharapkan membantu masyarakat memahami pentingnya mematuhi regulasi serta menghindari aktivitas perdagangan produk yang melanggar ketentuan cukai.
‎
Pelaku usaha diingatkan agar lebih cermat memastikan produk rokok yang diperdagangkan memenuhi persyaratan hukum dan ketentuan administrasi yang berlaku.
‎
Kepatuhan terhadap aturan cukai menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan perdagangan yang tertib sekaligus mendukung pengawasan pemerintah terhadap peredaran rokok.
‎
Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara serta mengganggu ketertiban perdagangan.
‎
Pengawasan terpadu menjadi salah satu upaya mendorong terciptanya lingkungan usaha yang lebih tertib, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
‎
Penindakan di Saptosari menunjukkan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mengawasi barang kena cukai sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai aturan.
‎
Meski demikian, pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti tetap diperlukan untuk memastikan dugaan pelanggaran berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
‎
Bea Cukai Yogyakarta kini menerima barang bukti tersebut untuk ditangani sesuai kewenangan, termasuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran cukai.
‎
Operasi gabungan ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan melalui peningkatan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha.
‎
Melalui pengawasan berkelanjutan, pemerintah berharap peredaran rokok ilegal dapat ditekan sehingga kepatuhan terhadap ketentuan cukai semakin meningkat di masyarakat.
‎
Masyarakat diharapkan mendukung upaya pengawasan tersebut dengan menaati aturan dan tidak terlibat dalam perdagangan barang kena cukai ilegal.
‎
Penindakan dan edukasi di Saptosari menjadi pengingat bahwa pengawasan bersama diperlukan untuk menciptakan perdagangan yang tertib serta sesuai ketentuan hukum. (waw)

Berita Terkait

Bidik 7.500 Mahasiswa Baru, UMY Dorong Dosen Aktif Promosikan Kampus
KAI Gandeng Media dan Influencer Edukasi Keselamatan Kereta
FKPPAI DIY Bergerak Lestarikan Budaya Nusantara
Tak Sekadar Wacana, Karang Taruna Jogja Buktikan Aksi Nyata Rp910 Juta
Muhammadiyah Minta PTMA Susun Aturan Penggunaan AI di Kampus
Demokrasi hingga Pengelolaan SDA, Haedar Nashir Soroti Konstruksi Ke-Indonesiaan
117 dari 162 PTMA Belum Punya Guru Besar, Muhammadiyah Gagas Jejaring Lintas Kampus
Baliho Raksasa Bergambar Siswa SD Rayhan Andhika Putra Curi Perhatian Warga Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Bidik 7.500 Mahasiswa Baru, UMY Dorong Dosen Aktif Promosikan Kampus

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

KAI Gandeng Media dan Influencer Edukasi Keselamatan Kereta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:19 WIB

FKPPAI DIY Bergerak Lestarikan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Tak Sekadar Wacana, Karang Taruna Jogja Buktikan Aksi Nyata Rp910 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Muhammadiyah Minta PTMA Susun Aturan Penggunaan AI di Kampus

Berita Terbaru

Yogyakarta

KAI Gandeng Media dan Influencer Edukasi Keselamatan Kereta

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:26 WIB

Yogyakarta

FKPPAI DIY Bergerak Lestarikan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB