Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Ahmad Syauqi Soroti Bahaya Bullying di Kalangan Pelajar

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Anggota DPD RI sekaligus MPR RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Syauqi Soeratno, menegaskan bahwa perilaku bullying merupakan pelanggaran nyata terhadap nilai Pancasila.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Syauqi dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang diikuti ratusan Pelajar Muhammadiyah se-DIY di Yogyakarta, Senin (15/12/2025).
‎
‎“Bullying bukan sekadar persoalan etika, melainkan persoalan kebangsaan,” ujar Syauqi. Ia menilai praktik perundungan bertentangan dengan konsensus dasar bangsa Indonesia.
‎
‎Menurut Syauqi, sila kedua Pancasila secara tegas mengajarkan penghormatan terhadap martabat manusia.
‎
‎“Setiap tindakan merendahkan orang lain adalah pengingkaran nilai kemanusiaan,” katanya.
‎
‎Ia menambahkan, UUD NRI 1945 Pasal 28B ayat (2) menjamin hak anak untuk tumbuh dan berkembang tanpa kekerasan.
‎
‎“Negara hadir melindungi anak,” ucapnya.
‎
‎Syauqi menekankan bahwa perundungan juga memiliki konsekuensi hukum. “UU Perlindungan Anak jelas mengatur, dan ini harus dipahami seluruh warga sekolah,” tuturnya.
‎
‎Selain itu, ia mengingatkan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan pelajar. “Perbedaan fisik, sosial, atau akademik tidak boleh menjadi alasan diskriminasi,” katanya.
‎
‎“Sekolah adalah fondasi persatuan bangsa,” ujar Syauqi. Ia menilai budaya saling menghormati harus dibangun sejak dini.
‎
‎Ia mengajak pelajar menjadi agen perubahan. “Lingkungan sekolah ramah anak adalah tanggung jawab bersama,” ucapnya.
‎
‎Melalui sosialisasi ini, Syauqi berharap lahir generasi muda berkarakter Pancasila. “Cerdas intelektual dan kuat secara moral,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru