Syawalan Pemkab Sleman Berlangsung Hangat, Sri Sultan Ingatkan Nilai Keikhlasan

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sungkem kepada Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sungkem kepada Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam

RILISINFO.COM, SLEMAN – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menghadiri syawalan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (6/4).
‎
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar pimpinan daerah dan aparatur pemerintahan usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
‎
Kedatangan Sri Sultan Hamengku Buwono X disambut langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama Wakil Bupati Danang Maharsa dan jajaran Forkopimda.
‎
Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak mewarnai prosesi penyambutan tersebut.
‎
“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi ruang mempererat sinergi,” ujar salah satu pejabat yang hadir.
‎
Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri sekaligus permohonan maaf lahir dan batin.
‎
Ia menegaskan bahwa syawalan menjadi momen refleksi bersama.
‎
“Momentum syawalan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” ujarnya.
‎
Lebih lanjut, Harda Kiswaya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di Sleman.
‎
Ia menyebut tantangan ke depan semakin kompleks dan membutuhkan aparatur yang profesional.
‎
“Pelayanan publik bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk pengabdian. Kami terus mendorong ASN menjadi insan yang profesional dan berintegritas,” tegasnya.
‎
Sementara itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan agar nilai-nilai Ramadan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
‎
Ia menilai syawalan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat keikhlasan dan kebersamaan.
‎
“Dengan semangat Idul Fitri, kekusutan hubungan antar sesama akan diurai kembali. Saya berharap Syawalan ini menjadi telaga spiritual yang mencerahkan hati dalam menjalankan ketugasan,” tuturnya.
‎
Selain itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X juga menekankan prinsip “Mulat Sariro, Jumangkah Jantraning Laku” sebagai pedoman dalam pengambilan kebijakan.
‎
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpikir jernih dan empatik.
‎
Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi jabat tangan antara Harda Kiswaya beserta jajaran dengan Gubernur DIY sebagai simbol keharmonisan dan sinergi antar pemerintah daerah. (andriyani)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru