Syawalan SPS Asparagus Kentungan Hadirkan Wayang, Tanamkan Nilai Harmoni dan Kebhinekaan

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – Kegiatan Syawalan di SPS Asparagus Kentungan berlangsung berbeda dan penuh warna.
‎
Alih-alih tausiah seperti biasanya, acara diisi dengan pagelaran wayang bertema “Satu Hati dalam Harmoni” yang digelar pada Senin (6/4/2026) di Gedung SPS Asparagus Kentungan, Condongcatur, Depok, Sleman.
‎
Kegiatan ini dihadiri anak didik, tenaga kependidikan, serta wali murid dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
‎
Kepala SPS Asparagus Kentungan, Reni Lestari, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai momentum Syawalan, tetapi juga sekaligus menyambut perayaan Paskah dan Hari Raya Nyepi.
‎
“Kami ingin menghadirkan kebersamaan dalam keberagaman. Ini bukan sekadar acara, tetapi juga bentuk kolaborasi antara sekolah dan komite dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
‎
Menurutnya, tema “Satu Hati dalam Harmoni” dipilih sebagai simbol penyatuan berbagai perbedaan dalam satu kegiatan budaya.
‎
“Kami menghadirkan dalang Ki Anang Suwondo dengan cerita Punokawan yang sarat nilai kehidupan. Ada Semar yang bijaksana, Bagong yang cerdik, serta Petruk dan Gareng dengan kesederhanaannya,” jelas Reni.
‎
Ia menambahkan bahwa pendekatan budaya seperti ini menjadi cara efektif menanamkan nilai karakter sejak usia dini.
‎
Tak hanya menyaksikan, anak-anak juga diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan wayang. Mereka belajar mengenal karakter tokoh, bentuk fisik, serta nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.
‎
“Anak-anak sangat antusias, mereka bisa belajar sambil bermain dan memahami makna keberagaman secara langsung,” ungkapnya.
‎
Reni menutup dengan menegaskan komitmen lembaganya dalam menanamkan nilai kebhinekaan.
‎
“SPS Asparagus Kentungan memiliki moto Santun, Rukun, Mandiri, dan Kebhinekaan. Dengan latar belakang murid yang beragam, kami ingin membentuk generasi anak Indonesia yang berkarakter Pancasila dan mampu hidup dalam harmoni,” pungkasnya.(andriyani)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru