THR Bisa Jadi Momentum Belajar Mengatur Keuangan, Ini Kata Dosen UWM

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman – Tunjangan Hari Raya (THR) selama ini kerap dipandang sekadar tambahan dana untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumsi menjelang Lebaran.
‎
Namun, Dosen Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Bhenu Artha, menilai THR justru dapat dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
‎
Ia menegaskan bahwa cara pandang terhadap THR perlu diubah agar tidak sekadar habis untuk belanja musiman.
‎
“THR seharusnya tidak hanya dilihat sebagai uang Lebaran yang habis untuk konsumsi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar mengatur keuangan secara lebih bijak,” ujarnya.
‎
Menurut Bhenu, kebiasaan masyarakat yang langsung menghabiskan THR untuk berbagai kebutuhan Lebaran sering membuat dana tersebut cepat habis tanpa memberikan manfaat jangka panjang.
‎
Ia menilai, tanpa perencanaan yang matang, THR hanya akan menjadi pemicu perilaku konsumtif yang berulang setiap tahun.
‎
“Jika tidak direncanakan sejak awal, dana THR akan cepat terkuras untuk belanja impulsif yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan,” jelasnya.
‎
Ia menyarankan agar masyarakat mulai membagi THR ke dalam beberapa pos pengeluaran prioritas.
‎
Kebutuhan seperti zakat, biaya mudik, hingga kebutuhan perayaan Lebaran bersama keluarga perlu direncanakan dengan jelas agar penggunaan dana lebih terarah.
‎
“Perencanaan anggaran yang sederhana sekalipun dapat membantu masyarakat mengontrol pengeluaran dan menghindari pemborosan menjelang hari raya,” kata Bhenu.
‎
Lebih lanjut, Bhenu juga mendorong agar sisa dana THR, sekecil apa pun nominalnya, disisihkan untuk tabungan atau investasi sederhana.
‎
Kebiasaan ini dinilai dapat menjadi langkah awal dalam membangun disiplin finansial jangka panjang.
‎
“Bukan soal besar kecilnya uang yang disimpan, tetapi kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin yang harus dibangun,” ujarnya.
‎
Ia menambahkan, jika THR dikelola secara bijak, manfaatnya tidak hanya terasa saat Lebaran, tetapi juga membantu menjaga stabilitas keuangan di masa mendatang.(waw)

Berita Terkait

LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional
UMY Mulai Pembangunan Gedung SMP MSUS di Sleman, Bupati Harda Pastikan Dukungan Pemkab
Peletakan Batu Pertama SMP MSUS, Haedar Nashir Dorong Pendidikan Muhammadiyah Unggul
Bantah Ganggu Rumah Tangga Orang, Yuni Ajukan Hak Jawab dan Minta Verifikasi Ulang Informasi
Perkuat Kinerja Birokrasi, Bupati Sleman Lantik 63 Pejabat dan Ingatkan Komitmen Meritokrasi
Massa Mahasiswa UMY-UII Aksi di DPRD DIY, Bawa Tuntutan Soal MBG dan Hak Asasi Manusia
Dialog Berakhir Buntu: Demo di Gedung DPRD DIY Memanas, Sejumlah Fasilitas Rusak
Tegaskan Klien Tak Bersalah, Kuasa Hukum Layangkan Permohonan Gelar Perkara Khusus ke Polda DIY

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

UMY Mulai Pembangunan Gedung SMP MSUS di Sleman, Bupati Harda Pastikan Dukungan Pemkab

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Peletakan Batu Pertama SMP MSUS, Haedar Nashir Dorong Pendidikan Muhammadiyah Unggul

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Bantah Ganggu Rumah Tangga Orang, Yuni Ajukan Hak Jawab dan Minta Verifikasi Ulang Informasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Perkuat Kinerja Birokrasi, Bupati Sleman Lantik 63 Pejabat dan Ingatkan Komitmen Meritokrasi

Berita Terbaru